Jumat, 30 Desember 2016

PENDEKATAN LAH YANG PENTING

Satu karakteristik kejeniusan yang paling kuat adalah kemampuan untuk mengetahui kemampuannya sendiri.
John Foster

Apakah anda jenius? Tidak ada salahnya mengajukan pertanyaan ini kepada diri kita sendiri dan menjawab dengan tegas "Ya saya jenius."  Foster benar ketika ia mengatakan bahwa salah satu ciri orang yang jenius adalah kemampuan untuk mengetahui kemampuan diri sendiri. Apakah akhir-akhir ini anda mengukur kemampuan yang anda miliki? Pintu masuk menjadi orang jenius adalah mengetahui kemampuan yang kita miliki. Ini akan membuat kita selalu sadar dimana kita berdiri. Ini akan membuat kita terbebas dari halusinasi. Ini akan membuat kita selalu bersikap dan berfikir realistis. 

Jadi, Apakah anda jenius?

Ada sebuah penelitian yang dilakukan pada dua orang guru. Guru pertama diberi sebuah kelas yang terdiri dari anak-anak yang "jenius", mereka adalah anak anak yang cerdas. Namun, mereka akan selalu mempermainkanmu. mereka akan bermalas-malasan tidak pernah menyelesaikan tugasnya dan meminta tugas-tugas yang lebih ringan. Jangan percaya bahwa mereka akan mampu menyelesaikan tugasnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi mereka adalah kesabaran, kasih sayang, dan pengertian. 

Guru kedua diberi kelas yang terdiri dari murid-murid yang berkemampuan "biasa." "Mereka tidak begitu pandai ataupun bodoh. Mereka mempunyai IQ dan kemampuan biasa-biasa.  Anda hanya bisa berharap mendapat hasil yang biasa juga."

Seperti diharapkan, murid-murid yang jenius lebih baik daripada murid-murid yang berkemampuan biasa.

Pada akhir tahun, murid-murid yang tergolong "jenius" lebih maju satu tahun dibandingkan murid-murid yang berkemampuan "biasa".  Yang luar biasa adalah bahwa kedua kelas itu sesungguhnya terdiri dari murid-murid yang berkemampuan biasa dan tidak ada satupun murid yang benar-benar "jenius". Satu-satunya perbedaan adalah bagaimana para guru memperlakukan murid-murid mereka.

Cara kita dalam memandang seseorang adalah cara kita dalam memperlakukan orang itu. Cara kita dalam memperlakukan seseorang adalah bagaimana mereka akan menjadi seseorang itu akhirnya. Perlakuan itu akan mempengaruhi citra diri seseorang. 

Jadi, penting memperlakukan seseorang dengan penuh hormat dan pengertian serta memberi mereka banyak dorongan sehingga mereka menjadi orang-orang yang lebih baik, yang selalu memandang seseorang dari segi positif. Apa yang  kita diberikan kepada orang lain, itulah yang akan kita peroleh kelak.

#TheLadderOfSuccess
Walter M.Germain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar