Sabtu, 31 Desember 2016
MISSION IMPOSSIBLE TUKANG BECAK ?
Tulisan dari Ustad Salim A. Fillah ini juga menarik, menahan nafas membacanya..
Tertulis dalam bukunya "Barakallahu Laka, Bahagianya Merayakan Cinta"
"Suatu malam, Ustadz Muhammad Nazhif Masykur berkunjung ke rumah. Setelah membicarakan beberapa hal, beliau bercerita tentang tukang becak di sebuah kota di Jawa Timur"
Ustadz Salim melanjutkan, “Ini baru cerita, kata saya. Yang saya catat adalah, pernyataan misi hidup tukang becak itu, yakni:
(1) jangan pernah menyakiti
(2) hati-hati memberi makan istri."
“Antum pasti tanya,” kembali Salim melanjutkan ceritanya sembari menirukan kata-kata Ustadz Muhammad.
"Tukang becak macam apakah ini, sehingga punya mission statement segala?".
Saya juga takjub dan berulang kali berseru, “Subhanallah,” mendengar kisah hidup bapak berusia 55 tahun ini.
Tukang becak ini Hafidz Qira’at Sab’ah! Beliau menghafal Al-qur’an lengkap dengan tujuh lagu qira’at seperti saat ia diturunkan: qira’at Imam Hafsh, Imam Warasy, dan lainnya.
Dua kalimat itu sederhana. Tetapi bayangkanlah sulitnya mewujudkan hal itu bagi kita.
Jangan pernah menyakiti. Dalam tafsir beliau di antaranya adalah soal tarif becaknya.
Jangan sampai ada yang menawar, karena menawar menunjukkan ketidakrelaan dan ketersakitan.
Misalnya ada yang berkata, “Pak, terminal Rp 5.000 ya." Lalu dijawab,“Waduh, enggak bisa, Rp 7.000 Mbak."
Itu namanya sudah menyakiti. Makanya, beliau tak pernah pasang tarif.
“Pak, terminal Rp 5.000 ya.” Jawabnya pasti OK. “Pak, terminal Rp 3.000 ya."
Jawabnya juga OK. Bahkan kalau,“Pak, terminal Rp 1.000 ya.” Jawabnya juga sama, OK.
Gusti Allah, manusia macam apa ini!
Kalimat kedua, hati-hati memberi makan istri. Artinya, sang istri hanya akan makan dari keringat dan becak tuanya. Rumahnya berdinding gedek. Istrinya berjualan gorengan. Stop! Jangan dikira beliau tidak bisa mengambil yang lebih dari itu. Harap tahu, putra beliau dua orang. Hafidz Al-qur’an semua.
Salah satunya sudah menjadi dosen terkenal di perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Jakarta. Adiknya, tak kalah sukses. Pejabat strategis di pemerintah. Uniknya, saat pulang, anak-anak sukses ini tak berani berpenampilan mewah. Mobil ditinggal beberapa blok dari rumah. Semua aksesoris, seperti arloji dan handphone dilucuti. Bahkan, baju parlente diganti kaus oblong dan celana sederhana.
Ini adab, tata krama.
Sudah berulang kali sang putra mencoba meminta bapak dan ibunya ikut ke Jakarta. Tetapi tidak pernah tersampaikan. Setiap kali akan bicara serasa tercekat di tenggorokan, lalu mereka hanya bisa menangis.
Menangis. Sang bapak selalu bercerita tentang kebahagiaannya, dan dia mempersilakan putra-putranya menikmati kebahagiaan mereka sendiri.
Ustadz Salim melanjutkan, “Waktu saya ceritakan ini pada istri di Gedung Bedah Sentral RSUP Dr. Sardjito keesokan harinya, kami menangis.
Ada banyak kekasih Allah yang tak kita kenal."
Ah, benar sekali: banyak kekasih Allah dan "manusia langit" yang tidak kita kenal.
Oleh:
Ustadz Salim A.Fillah
-------------
Kawanku.. Hari terus berganti, matahari datang pagi ini, dan menghilang sore nanti..
Usia kita terus bertambah, tanpa sadar banyak hal yang begitu saja kita lewatkan hanya untuk mengejar dunia yang sementara..
Padahal esok pada waktunya, kita semua saat pulang ternyata hanya dibungkus kain kafan tak bersaku.. Tak ada bekal uang yang berlaku..
Semua harta yang selama ini kita kejar habis-habisan, ternyata semu belaka.. Pangkat, jabatan, kemewahan yang selama ini dibanggakan akan berakhir ditimpun tanah kuburan..
Banyak orang yang mengejar label kaya dengan menggadaikan dunianya, harga diri sudah musnah entah kemana..
Sementara, banyak orang yang diam-diam ternyata kaya raya, dan lebih suka mencari muka hanya pada Tuhannya..
ORANG KAYA adalah orang yang selalu merasa cukup, sehingga dia terus berbagi..
ORANG MISKIN adalah orang yang selalu merasa kurang, hingga dia terus meminta-minta...
CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI SAKSI
_"Sembunyikan kebaikanmu, sebagaimana engkau sembunyikan keburukanmu"_
Saat itu malam telah larut. Para penduduk Madinah telah tertidur dengan lelapnya. Tak ada yang mengetahui, seorang laki-laki memanggul bahan makanan, berkeliling dari rumah ke rumah para fuqara’ kota Madinah.
Memanggul sendiri bahan makanan di pundaknya.
Ketika pagi tiba, penduduk Madinah mendapati bahan makanan telah tersedia di depan pintu rumahnya, tanpa tahu siapa yang membawanya untuk mereka.
Hal itu berlangsung selama 10 tahun.
Akhirnya, ketika Husein bin Ali bin Hasan bin Ali bin Abi thalib (Zainal Abidin) meninggal, penduduk Madinah kehilangan hal tersebut, dan mereka baru mengetahui, siapakah yang telah mengantarkan bahan makanan kepada mereka dengan sembunyi-sembunyi selama 10 tahun. Karena ketika mereka memandikan jenazahnya, terlihatlah bekas hitam dan luka bekas panggulan di punggungnya.
Mungkin kita telah sering mendengar kisah di atas, atau kisah-kisah semisalnya.
Kisah-kisah tentang gambaran keikhlasan yang tulus, tanpa mau tercampur kesyirikan sekecil apa pun.
Keikhasan dari orang-orang yang sangat mengenal kedudukan Rabb-Nya.
Menyadari bahwa hanya Dialah pemilik pahala dan surga. Dan menyadari bahwa segala sesuatu yang diberikan oleh hamba, siapa pun ia, sejatinya tak berharga, sehingga mereka tidak membutuhkan manusia sebagai saksi amal-amal shalih mereka.
Mungkin kita telah sering membaca, bahwa salah satu cara menjaga keikhlasan amal adalah dengan menyembunyikannya. Karena keikhlasan ternyata tidak hanya diperlukan sebelum dan saat beramal saja, tetapi juga setelahnya.
Basyr bin Al Harits rahimahullah berkata:
"Janganlah engkau beramal agar engkau disebut-sebut, sembunyikanlah kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukanmu."
Mungkin kita telah mengetahui hal itu.
Akan tetapi, syaithan memang tak pernah putus asa untuk merusak pahala amalan kita, agar kita tidak sadar bahwa amal shalih yang kita lakukan akhirnya hanya menjadi debu yang beterbangan, sia-sia tanpa berbuah pahala, bahkan sebaliknya berbuah dosa dan siksa.
Tidakkah kita ingat hadits Rasūlullah shallallahu 'alayhi wa sallam tentang tiga orang yang pertama disiksa di neraka?
√ Mereka adalah mujahid,
√ Orang kaya yang gemar berinfaq,
√ Penghafal Al Qur'an
Tetapi mereka lakukan semua itu hanya karena mencari sanjungan manusia.
Mungkin kita beralasan bukan menginginkan pujian, tapi kita ingin menjadi teladan, agar menginspirasi banyak orang. Sehingga kita menampakkan kebaikan kita.
Namun, tidak sadarkah kita, bahwa kita sedang membuka celah bagi syaithan untuk menyeret kita ke lembah ujub dan riya'?
→Banggakah kita bila kita mendapatkan komentar positif atau acungan jempol dari banyak orang?
→Kecewakah kita bila orang-orang seakan tak peduli dengan amal kita?
Bila iya, hati-hatilah, mungkin kita telah masuk perangkap syaithan.
Bila kita mau jujur, telah banyak teladan dari pendahulu-pendahulu kita yang lebih hebat dari kita, teladan-teladan yang lebih menginspirasi daripada amal kita.
Karena itu, biarlah manusia membuka lembaran-lembaran sejarah yang telah terukir dengan tinta emas itu, karena pelakunya telah tiada dan selamat dari ujub dan riya'.
Sebaliknya tutuplah rapat amal-amal kita, karena tak ada yang menjamin kita selamat dari ujub dan riya'.
Mungkin kita beralasan, kita beramal bukan mencari sanjungan, tapi sekedar pengakuan.
Pengakuan dari orang-orang bahwa kita adalah orang yang telah berjuang untuk agama Allah. Tak afdhal rasanya bila orang-orang tak mengetahui amal baik kita.
Subhanallah ! Betapa banyak orang yang melakukan amalan yang lebih hebat daripada kita dan telah berjuang untuk agama Allah dengan harta bahkan jiwa mereka, tetapi mereka selalu takut amalan mereka tidak diterima.
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan dalam Al Qur'an:
وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ
"Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka."
(QS. Al Mu'minun: 60)
Sa'id bin Jubair radhiyallahu 'anhu berkata:
"Ada orang yang masuk surga karena perbuatan maksiat dan ada orang yang masuk neraka karena amal kebaikannya."
Ditanyakan kepadanya,"Bagaimana hal itu bisa terjadi?"
Beliau menjawab:
"Seseorang melakukan perbuatan maksiat, ia pun senantiasa takut terhadap adzab Allah akibat perbuatan maksiat tersebut, maka ia pun bertemu Allah dan Allah pun mengampuni dosanya (karena rasa takutnya itu), sedangkan ada seseorang yang dia beramal kebaikan, ia pun senantiasa bangga terhadap amalnya tersebut, maka ia pun bertemu Allah dalam keadaan demikian, maka Allah pun memasukkannya ke dalam neraka."
Memang, menjadi orang yang ikhlas sangatlah berat.
Bahkan, ulama sekaliber Sufyan Ats Tsauri rahimahullah pun berkata:
"Sesuatu yang paling sulit bagiku untuk aku luruskan adalah niatku, karena begitu seringnya ia berubah-ubah."
Namun, dengan menyembunyikan amal akan membantu kita menjaga keikhlasan.
Memang, menyembunyikan amal juga tak semudah mengatakan atau menuliskannya, tetapi membutuhkan azzam yang kuat dan pembiasaan.
Selalu akan ada bisikan syaithan untuk mengekspos kebaikan kita dihadapan orang lain.
Maka, setiap kita melakukan amal kebaikan, tanamkan dalam hati, bahwa Allah sajalah pemilik kemuliaan dan balasan.
Dan bila bisikan syaithan mulai menghampiri, katakan dengan penuh keyakinan di dalam hati, "Cukuplah Allah sebagai saksi!"
Wassalam
RENUNGAN KEHIDUPAN
Cobalah ambil sedikit untuk mengerti maknanya.
- Doa bukanlah ban serep yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi kemudi yang menunjukkan arah yang tepat.
- Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil. Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.
- Pertemanan itu seperti sebuah buku. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.
- Semua hal dalam hidup adalah sementara. Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya. Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama.
- Teman lama adalah emas. Teman baru adalah berlian! Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan emas! Karena untuk mengikat sebuah berlian menjadi cincin, kamu selalu memerlukan dasar emas.
- Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata Tenang sayang, itu hanyalah belokan, bukan akhir!
- Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNYA; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.
- Seorang buta bertanya pada seorang bijak Apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata Dia menjawab Ya ada, kehilangan visimu!
- Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkahi mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.
- Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.*
MIMPI MELIHAT KUCING BERDO'A
وأدخلت للعناية المركزه
*Ibunya dirawat di ICU*
وفي يوم من الأيام صارحه الأطباء
*Beberapa hari kemudian dokter berterus terang kepadanya*
بأن حال والدته ميؤوس منها وأنها في أي لحظة تفارق
*Keadaan ibunya tiada harapan sembuh dan khawatir meninggal dunia tiba2*
وخرج من عند أمه هائما على وجهه
*Pemuda itupun meninggalkan rmh sakit dengan air muka yg sedih mengenang sakit ibunya*
وفي طريق عودته لزيارة والدته
*Dalam perjalanan untuk melawat ibunya sekali lagi*
وقف في محطة البنزين
*Pemuda itu berhenti di sebuah SPBU*
وهو ينتظر العامل ليضع البنزين
في سيارته
*Ketika dia menunggu pekerja SPBU itu mengisi bensin*
رأى تحت قطعة كرتون قطة قد ولدت قططا صغارا
*Pemuda itu memandang seekor kucing yg memiliki beberapa anak berteduh dibawah kotak*
وهم لا يستطيعون المشي
*Kucing itu kelihatan tak mampu berjalan*
فتساءل!!!!!
*Dia termenung sejenak bertanya2*...
من يأتي لهم بالطعام وهم في هذه الحال؟
فدخل للبقالة
*Siapakah yg akan memberi kucing itu makan dalam keadaan begitu, dan pemuda itu masuk ke kedai barangan dalam stesyen minyak*
واشترى تونة
*Dibelikannya tuna*
وفتح العلبة ووضعها للقطة
وانصرف للمستشفى
*Dibukannya tuna itu utk diberi kepada kucing tadi dan meneruskan perjalanannya ke RUMAH SAKIT*
وعندما قدم للعناية مكان تنويم أ
*tatkala masuk ruang ICU*
*لم يجدها على سريرها فوقع ما في يده فزعا*
*Alangkah terperanjatnya dia tatkala ibunya tiada di ruang ICU itu dan kaget, sehingga jatuh benda yg dipegangnya*
فاسترجع وسأل الممرضة*
*Dia bergegas lari utk bertanya kepada perawat yg bertugas*
أين فلانة؟
*Di mana ibuku.?*
فقالت تحسنت حالتها فأخرجناها للغرفة المجاورة
*Perawat itu berkata: Ibumu sudah berangsur pulih dan kami pindahkan ke kamar biasa*
فذهب إليها
*Pemuda itu terus mendapatkan ibunya*
فوجدها قد أفاقت من غيبوبتها
*Maka ia menjumpai ibunya dalam keadaan sudah sadar dari komanya*
فسلم عليها وقبلها فسألها
*Dia bersalaman dan mencium ibunya sambil bertanya apa yg terjadi*
فقالت أنها رأت وهي مغمى عليها
*Ibunya memberitahu, ketika dalam keadaan tidak sadar di kasur*
قطة وأولادها رافعين أيديهم يدعون الله لها
*Ibunya melihat kucing dan anak2nya menengadahkan tangan ke arah langit sambil berdoa memohon ibunya disembuhkan segera*
فتعجب الشاب
*Pemuda itu terkejut mendengar apa yg diceritakan ibunya*
فسبحان من وسعت رحمته كل شيء
*Maha suci Allah Tuhan yg rahmatnya meliputi setiap sesuatu.*
سبحان الله الصدقةدفعت بلاء بإذن الله
*Segala puji bagi Allah, sedekah melepaskan kita daripada penderitaan, dengan izin Allah.*
(داووا مرضاكم بالصدقه)
*(Sembuhkan penyakitmu dengan memberi sedekah)*
هذه فقط علبة تونه والرسول صلى الله عليه واله وسلم قال: ( إتقوا النار ولو بشق تمره)
*Ini hanya karena ikan tuna. Rasulullah SAW bersabda: (Lindungi diri kamu daripada panas api neraka walaupun dengan separuh tamar)*
سبحان الله ألا تريد أن تكون جوادا
*SubhanAllah Jadikan ini tindakan kamu utk menjadi seorang yg pemurah*
حتى لو كنت مشغولا أرسل هذه الرسالة الى أكثر أصحابك"
*Walaupun anda sibuk, silahkan sebarkan tulisan ini kepada sahabat2mu..!*
(لاإله إلا الله)
? "يارب فرج هم من ينشره"
"Ya Allah! Ringankanlah beban siapa saja yg menyebarkannya"
Jumat, 30 Desember 2016
ADAB DAN HUKUM DI SOSIAL MEDIA
By : 👤 Ustadz Nuzul Dzikri, Lc
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bapak-bapak, ibu-ibu, rekan-rekan, ikhwān dan akhwāt yang saya muliakan.
Adab dan Hukum di Sosial Media - HISAB :
Sebelum kita:
maka perlu dicamkan bahwa:
akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla. Semuanya tanpa terkecuali.
Huruf-hurufnya akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
"Dan apapun yang keluar dari lisan anda akan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid."
(QS Qāf: 18)
Allāh akan tanya semua artikel yang kita tulis, artikel yang kita copy paste, yang kita share, yang kita berikan pada pihak lain.
Kalau kita comment, comment kita akan dihisab oleh Allāh.
Kalau kita membahas sebuah masalah di grup kita: masalah dakwah, masalah politik, masalah ekonomi pada saat ini, semuanya akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Dan semuanya akan tercatat rapi dibuku para malāikat.
Bukankah Allāh berfirman dalam surat Al Infithār ayat 12:
يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
"Para malāikat-malāikat itu tahu apa yang anda ucapkan."
Walaupun mungkin tidak pakai nama kita, tapi malāikat tahu kita pakai nama samaran. Lalu kita serang orang, kita jelek-jelekan, kita buat rusuh, para malaikat tahu. Maka camkan baik-baik, pikirkan matang-matang.
Makanya Imām Nawawi mengatakan:
"Jangan comment kecuali kita tahu ini bermanfaat bagi kita."
Kalau kita ragu, diam!
Nabi mengatakan:
مَنْ صَمَتَ نَجَا
"Barang siapa yang diam, dia akan selamat."
(HR Tirmidzi nomor 2425 versi maktabatu Al Ma'arif nomor 2501)
Apalagi ini zaman fitnah. Semakin banyak comment semakin banyak hisab kita pada hari kiamat.
Semakin banyak kita aktif, apalagi tidak ada manfaatnya sama sekali, akan semakin banyak pertanyaan-pertanyaan Allāh kepada kita.
Maka camkan baik-baik, semua akan dihisab! Semuanya tanpa terkecuali.
Simbol-simbol yang kita berikan akan dihisab.
Tidak ada yang gratis di sosmed, sampai hisabnya diperhitungkan.
Walaupun antum dapat wifi gratis, tapi semua ucapan antum tidak ada gratisnya. Semua dihitung oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Maka hati-hati dalan masalah ini. Semua membernya, adminnya, menjadi pemegang kuncinya.
Ada yang punya Facebook, semakin banyak follower tanggung jawab kita semakin besar dihadapkan Allāh. Semua dihisab!
Ada orang punya follower di Twitter misalnya 500 ribu orang atau 2 juta orang, begitu dia menyampaikan yang salah dan itu diimani/diyakini atau diterima oleh 2 juta, semuanya akan menyalahkan dia pada hari kiamat kelak.
Semua akan dihisab oleh Allah !
⑶ Point ke tiga: NIAT
Ketika kita masuk ke dunia ini, niatkan karena Allāh. Niatkan untuk menjalin silaturahim.
Jadi ketika kita buat grup keluarga, niatnya silaturahim, itu dapat pahala.
Kaidah fiqh mengatakan:
الوسائل لها أحكام المقاصد
"Sarana dihukumi sama dengan tujuan."
Jadi ketika kita buat grup keluarga atau kita berteman di Facebook dengan keluarga besar, niatnya silaturahim, akan dapat pahala silaturahim.
Ketika kita membuat grup yang tujuannya untuk menjaga ukhuwah Islāmiyah, karena Allāh berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
"Sesungguhnya umat Islam itu saling bersaudara."
(QS Al Hujurāt :10)
Maka kita dapat pahala ukhuwah Islamiyah.
Niat itu penting:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ,
"Sesungguhnya amal ibadah itu tergantung niatnya."
Jadi hadirkan niat untuk dakwah.
Tapi kalau niatnya hanya seru-seruan, kumpul-kumpul saja, lalu nanti kopdar dan kopdar pun tidak ada unsur ibadah, unsur taqarrub, tidak ada suasana amal shālih, ingatlah kita akan dihisab oleh Allah.
Dan sekali lagi, ini fatal. Karena kalau di dunia nyata saya berbicara dengan satu orang, tapi kalau sudah pakai medsos, dia akan copy paste ucapan saya, dia akan sebar lagi ke sepuluh orang, dua puluh orang, lima belas orang, tiga puluh orang, seratus orang.
Iya kalau benar, kalau salah ?
Sekarang main copy paste, copy paste, copy paste hati-hati, ngeri.
Pembicaraan kita difoto lalu dikirim lagi ke beberapa grup. Inikah Si Fulān yang bilang begini? Akhirnya banyak yang marah lalu dosa kita banyak sekali.
Apabila kita sedang ngomong begini, kemudian saya salah ngomong, lalu lima menit kemudian saya minta maaf. Saya mengatakan, "Mohon maaf itu yang saya omongkan tadi tolong dihapus ya," selesai!
Tapi kalau saya masukkan sebuah foto di sebuah grup atau di Facebook satu menit kemudian foto itu bisa ada di Dubai, di New York, di Sydney, di Surabaya, di Irian Jaya. Itu tidak terkontrol, tidak bisa antum keluarkan (menarik foto itu lagi).
Apalagi sekarang, wanita-wanita yang terbuka auratnya. Ketika dia selfie lalu dia upload fotonya di Facebooknya, kemudian tahun depan dia taubat, fotonya masih ada atau tidak?
Bisa beredar terus fotonya.
Maka pikirkanlah 1000 kali untuk menaruh sesuatu di media sosial (medsos). Ini tidaklah mudah.
Bisa jadi shalāt kita, puasa kita, dzikir kita hancur gara-gara medsos yang kita gandrungi selama ini.
Maka niatlah yang benar!
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
"Sesungguhnya amal ibadah itu tergantung niatnya."
⇛ Kalau niat kita ikhlās ini lumbung pahala yang begitu luar biasa.
Waallahu 'alam bishowab.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bapak-bapak, ibu-ibu, rekan-rekan, ikhwān dan akhwāt yang saya muliakan.
Adab dan Hukum di Sosial Media - HISAB :
Sebelum kita:
- memberikan comment,
- memposting sebuah gambar atau meng-upload sebuah video,
- men-share sebuah artikel atau men-copy paste,
maka perlu dicamkan bahwa:
- setiap yang kita tulis,
- gambar yang kita posting,
- video yang kita upload,
akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla. Semuanya tanpa terkecuali.
Huruf-hurufnya akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
"Dan apapun yang keluar dari lisan anda akan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid."
(QS Qāf: 18)
- Apapun yang anda katakan dan diqiaskan apapun yang anda tuliskan di sosmed tersebut.
- Semuanya akan dicatat dan akan dihisab oleh Allāh.
Allāh akan tanya semua artikel yang kita tulis, artikel yang kita copy paste, yang kita share, yang kita berikan pada pihak lain.
Kalau kita comment, comment kita akan dihisab oleh Allāh.
Kalau kita membahas sebuah masalah di grup kita: masalah dakwah, masalah politik, masalah ekonomi pada saat ini, semuanya akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Dan semuanya akan tercatat rapi dibuku para malāikat.
Bukankah Allāh berfirman dalam surat Al Infithār ayat 12:
يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
"Para malāikat-malāikat itu tahu apa yang anda ucapkan."
- Tahu apa yang anda posting.
- Tahu apa yang anda upload.
- Tahu apa yang anda sampaikan kepada pihak lain.
Walaupun mungkin tidak pakai nama kita, tapi malāikat tahu kita pakai nama samaran. Lalu kita serang orang, kita jelek-jelekan, kita buat rusuh, para malaikat tahu. Maka camkan baik-baik, pikirkan matang-matang.
Makanya Imām Nawawi mengatakan:
"Jangan comment kecuali kita tahu ini bermanfaat bagi kita."
Kalau kita ragu, diam!
Nabi mengatakan:
مَنْ صَمَتَ نَجَا
"Barang siapa yang diam, dia akan selamat."
(HR Tirmidzi nomor 2425 versi maktabatu Al Ma'arif nomor 2501)
Apalagi ini zaman fitnah. Semakin banyak comment semakin banyak hisab kita pada hari kiamat.
Semakin banyak kita aktif, apalagi tidak ada manfaatnya sama sekali, akan semakin banyak pertanyaan-pertanyaan Allāh kepada kita.
Maka camkan baik-baik, semua akan dihisab! Semuanya tanpa terkecuali.
Simbol-simbol yang kita berikan akan dihisab.
- Kalau ada orang yang sakit hati gara-gara ucapan kita di sosmed kita akan dihisab oleh Allāh.
- Kalau ada kesalahan yang kita berikan, kita akan dihisab oleh Allāh
- Ada data yang tidak valid, kita akan dihisab oleh Allāh.
Tidak ada yang gratis di sosmed, sampai hisabnya diperhitungkan.
Walaupun antum dapat wifi gratis, tapi semua ucapan antum tidak ada gratisnya. Semua dihitung oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Maka hati-hati dalan masalah ini. Semua membernya, adminnya, menjadi pemegang kuncinya.
Ada yang punya Facebook, semakin banyak follower tanggung jawab kita semakin besar dihadapkan Allāh. Semua dihisab!
Ada orang punya follower di Twitter misalnya 500 ribu orang atau 2 juta orang, begitu dia menyampaikan yang salah dan itu diimani/diyakini atau diterima oleh 2 juta, semuanya akan menyalahkan dia pada hari kiamat kelak.
Semua akan dihisab oleh Allah !
⑶ Point ke tiga: NIAT
Ketika kita masuk ke dunia ini, niatkan karena Allāh. Niatkan untuk menjalin silaturahim.
Jadi ketika kita buat grup keluarga, niatnya silaturahim, itu dapat pahala.
Kaidah fiqh mengatakan:
الوسائل لها أحكام المقاصد
"Sarana dihukumi sama dengan tujuan."
Jadi ketika kita buat grup keluarga atau kita berteman di Facebook dengan keluarga besar, niatnya silaturahim, akan dapat pahala silaturahim.
Ketika kita membuat grup yang tujuannya untuk menjaga ukhuwah Islāmiyah, karena Allāh berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
"Sesungguhnya umat Islam itu saling bersaudara."
(QS Al Hujurāt :10)
Maka kita dapat pahala ukhuwah Islamiyah.
Niat itu penting:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ,
"Sesungguhnya amal ibadah itu tergantung niatnya."
Jadi hadirkan niat untuk dakwah.
- Saya tidak bisa ceramah ustadz, saya tidak punya ilmu.
- Saya tidak bisa membuat artikel. Tapi saya bisa menshare tulisan-tulisan ustadz-ustadz yang mengajarkan sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam kepada beberapa grup yang saya buat. Itu niatnya!
Tapi kalau niatnya hanya seru-seruan, kumpul-kumpul saja, lalu nanti kopdar dan kopdar pun tidak ada unsur ibadah, unsur taqarrub, tidak ada suasana amal shālih, ingatlah kita akan dihisab oleh Allah.
Dan sekali lagi, ini fatal. Karena kalau di dunia nyata saya berbicara dengan satu orang, tapi kalau sudah pakai medsos, dia akan copy paste ucapan saya, dia akan sebar lagi ke sepuluh orang, dua puluh orang, lima belas orang, tiga puluh orang, seratus orang.
Iya kalau benar, kalau salah ?
Sekarang main copy paste, copy paste, copy paste hati-hati, ngeri.
Pembicaraan kita difoto lalu dikirim lagi ke beberapa grup. Inikah Si Fulān yang bilang begini? Akhirnya banyak yang marah lalu dosa kita banyak sekali.
Apabila kita sedang ngomong begini, kemudian saya salah ngomong, lalu lima menit kemudian saya minta maaf. Saya mengatakan, "Mohon maaf itu yang saya omongkan tadi tolong dihapus ya," selesai!
Tapi kalau saya masukkan sebuah foto di sebuah grup atau di Facebook satu menit kemudian foto itu bisa ada di Dubai, di New York, di Sydney, di Surabaya, di Irian Jaya. Itu tidak terkontrol, tidak bisa antum keluarkan (menarik foto itu lagi).
Apalagi sekarang, wanita-wanita yang terbuka auratnya. Ketika dia selfie lalu dia upload fotonya di Facebooknya, kemudian tahun depan dia taubat, fotonya masih ada atau tidak?
Bisa beredar terus fotonya.
Maka pikirkanlah 1000 kali untuk menaruh sesuatu di media sosial (medsos). Ini tidaklah mudah.
Bisa jadi shalāt kita, puasa kita, dzikir kita hancur gara-gara medsos yang kita gandrungi selama ini.
Maka niatlah yang benar!
- Setiap ada apa-apa niat saya ikhlās atau tidak?
- Setiap kasih comment niat saya ikhlās apa tidak?
- Setiap copy paste niat saya ikhlās atau tidak?
- Setiap buat grup niat saya ikhlās atau tidak?
- Setiap mencantumkan artikel atau kata-kata mutiara, niat kita ikhlās atau tidak?
- Ketika (misalnya) kita membuat status, niat kita ikhlās atau tidak?
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
"Sesungguhnya amal ibadah itu tergantung niatnya."
⇛ Kalau niat kita ikhlās ini lumbung pahala yang begitu luar biasa.
Waallahu 'alam bishowab.
PENDIDIKAN SAJA BELUMLAH CUKUP
لا تؤدبوا أولادكم بأخلاقكم ، لأنهم خلقوا لزمان غير زمانكم
Mengandalkan pendidikan saja tidak cukup. Dunia ini penuh dengan orang-orang yang terdidik, tapi sebagian besar dari mereka masih harus berjuang keras mencapai cita-cita.
Ada elemen lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu pengalaman, determinasi, kegigihan, sikap pantang menyerah, kegagalan, kekecewaan, kerjasama, dan monitoring. Bila semua elemen ini digabungkan, akan tercipta sebuah pribadi yang menakjubkan, dengan kecakapan jenius.
Sudahkah anda menyempurnakan Pendidikan anda ?
Thomas Alva Edison hanya sekolah selama tiga bulan. Dia dianggap "terlalu bodoh" untuk pelajaran oleh gurunya. Akhirnya dipulangkan, tapi Edison memperoleh dorongan dan semangat dari ibunya agar belajar sendiri. Dia pun menghabiskan banyak waktunya dengan membaca buku buku di perpustakaan, khususnya buku-buku ilmiah.
Ketika Edison berumur 10 tahun, dia membuat laboratorium kimia miliknya sendiri di lantai dasar rumahnya.
Ketika Edison berumur 12 tahun dia bekerja sebagai penjual koran. Pedagang asongan adalah karir berikutnya. Edison menjual koran, permen, buku dan makanan ringan kepada para penumpang kereta api.
Ketika berumur 15 tahun, Edison membeli perusahaan cetakan yang terletak di dekat Stasiun Kereta Api. Keberuntungan datang setelah Edison menyelamatkan anak kepala stasiun kereta api. Untuk menunjukkan rasa terima kasih, kepala stasiun mengajarkan ilmu telegrafi pada Edison.
Pada usia 17 tahun dia menjadi operator telegraf yang paling handal. Edison terus menghabiskan uang dan waktunya untuk mengembangkan dirinya. Sebagai hasilnya ia memperoleh gelar kesarjanaan yang sama dengan sarjana-sarjana lain dari beberapa universitas.
Walaupun Edison hanya mengikuti pendidikan formal selama 3 bulan, tapi Edison sadar akan kelemahannya, dia menggunakan pikirannya sebagai kelebihan.
Edison termasuk dalam kelompok 61 orang berbakat, yang didalamnya bergabung ahli kimia, insinyur, perancang model, ilmuwan, ahli matematika, dan ahli mekanik yang terampil. Selama masa hidupnya, Edison telah menyumbangkan lebih dari 1.100 penemuan. Salah satu penemuannya adalah bola lampu pijar. Edison hanya berhasil setelah dia mengalami 10.000 kegagalan
Jika kita mengandalkan pendidikan saja, maka kita tidak akan pernah sukses secara maksimal, meskipun Pendidikan berguna bagi kita semua. Thomas Alva Edison sukses karena dia kreatif, dan mempunyai keinginan yang sangat kuat untuk mempelajari hal-hal baru. Dia memiliki pikiran jenius dengan bergabung dengan ilmuwan-ilmuwan yang sangat ahli untuk menutupi kekurangan yang dimilikinya. Edison juga sangat gigih dalam mengerjakan apapun.
Ketika Edison mengalami 10.000 kegagalan dalam menemukan lampu pijar, dia tidak menganggap kegagalannya sebagai kegagalan. Menurut Edison, dia telah menemukan 10.000 alasan mengapa lampu bola lampu tersebut tidak menyala.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
PERTAHANKAN MOMENTUM ANDA
Apakah anda sudah berada di jalur yang kesuksesan? syukurlah. Mempertahankan laju kemajuan tetap di atas rel yang tepat, bukan pekerjaan mudah.
Banyak tantangan siap menghadang Ada, yang terang-terangan, tapi tidak jarang tersembunyi. Ada yang anda sadari, tapi tidak jarang anda tidak mengetahuinya. Ada yang bisa anda kendalikan, tapi tidak jarang tidak bisa anda kendalikan.
Salah satunya adalah momentum. Momentum bisa diartikan situasi-situasi menguntungkan yang memperlancar laju kemajuan anda. Agar sampai ke Puncak kesuksesan, Anda harus bisa mengendalikan momentum kemajuan anda. Pegang erat-erat tali takdir anda, jangan sampai terlepas.
Pertanyaannya : seberapa kuat anda memegangnya ?
Pada suatu hari ada sepasang suami istri yang sudah tua melakukan perjalanan turun gunung untuk menyaksikan kereta api, mereka menyebutnya "kuda besi." Semakin mendekati stasiun kereta api, jantung mereka mulai berdetak lebih cepat, dan lebih cepat lagi karena ini kali pertama mereka menyaksikan kereta api -kuda besi-.
Saat-saat yang dinantikan itupun datanglah. Mereka berdua takjub dengan ukuran kuda besi itu. Mereka pun saling berpandangan, dan si nenek berkata pada si Kakek : "Apa yang kamu pikirkan?" Si Kakek menjawab : "kuda besi ini tidak akan bisa bergerak."
Ketika peluit ditiup, kuda besi itu mulai bergerak perlahan-lahan. Kemudian semakin lama, semakin cepat. Setelah beberapa saat, kuda besi mulai menambah kecepatan lagi, dan hilang di tikungan yang tajam.
Si nenek bertanya pada si Kakek lagi : "Apa yang kamu pikirkan?"
Si kakek yang masih dalam keadaan takjub pun menjawab : "Aku pikir kuda besi ini tidak akan bisa berhenti."
Momentum adalah salah satu bumbu kesuksesan. Sukses adalah sesuatu hal yang dimulai dengan mengambil tindakan, dan memelihara momentum. Seperti anak kecil yang belajar mengendarai sepeda. Selama sepeda itu bergerak, anak kecil itu tidak akan jatuh. Ketika anak kecil itu menghentikan laju perputaran, anak kecil itu akan jatuh.
Ketika anda menetapkan tujuan anda jangan pernah kehilangan momentum, meskipun diganggu atau diejek oleh orang lain atau lingkungan sekitar anda.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
Banyak tantangan siap menghadang Ada, yang terang-terangan, tapi tidak jarang tersembunyi. Ada yang anda sadari, tapi tidak jarang anda tidak mengetahuinya. Ada yang bisa anda kendalikan, tapi tidak jarang tidak bisa anda kendalikan.
Salah satunya adalah momentum. Momentum bisa diartikan situasi-situasi menguntungkan yang memperlancar laju kemajuan anda. Agar sampai ke Puncak kesuksesan, Anda harus bisa mengendalikan momentum kemajuan anda. Pegang erat-erat tali takdir anda, jangan sampai terlepas.
Pertanyaannya : seberapa kuat anda memegangnya ?
Pada suatu hari ada sepasang suami istri yang sudah tua melakukan perjalanan turun gunung untuk menyaksikan kereta api, mereka menyebutnya "kuda besi." Semakin mendekati stasiun kereta api, jantung mereka mulai berdetak lebih cepat, dan lebih cepat lagi karena ini kali pertama mereka menyaksikan kereta api -kuda besi-.
Saat-saat yang dinantikan itupun datanglah. Mereka berdua takjub dengan ukuran kuda besi itu. Mereka pun saling berpandangan, dan si nenek berkata pada si Kakek : "Apa yang kamu pikirkan?" Si Kakek menjawab : "kuda besi ini tidak akan bisa bergerak."
Ketika peluit ditiup, kuda besi itu mulai bergerak perlahan-lahan. Kemudian semakin lama, semakin cepat. Setelah beberapa saat, kuda besi mulai menambah kecepatan lagi, dan hilang di tikungan yang tajam.
Si nenek bertanya pada si Kakek lagi : "Apa yang kamu pikirkan?"
Si kakek yang masih dalam keadaan takjub pun menjawab : "Aku pikir kuda besi ini tidak akan bisa berhenti."
Momentum adalah salah satu bumbu kesuksesan. Sukses adalah sesuatu hal yang dimulai dengan mengambil tindakan, dan memelihara momentum. Seperti anak kecil yang belajar mengendarai sepeda. Selama sepeda itu bergerak, anak kecil itu tidak akan jatuh. Ketika anak kecil itu menghentikan laju perputaran, anak kecil itu akan jatuh.
Ketika anda menetapkan tujuan anda jangan pernah kehilangan momentum, meskipun diganggu atau diejek oleh orang lain atau lingkungan sekitar anda.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
PERSIAPANKAN GENERASI PENERUS ANDA
(وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا)
[Surat An-Nisa' 9]
Kesuksesan bukanlah masalah personal semata, ia juga memiliki dimensi sosial.
Kesuksesan bukanlah semata kebahagiaan pribadi, ia juga mengandung tuntutan untuk membawa kebahagiaan bagi orang lain.
Kesuksesan bukanlah masalah pendidikan pribadi, ia juga mengisyaratkan pendidikan untuk semua.
Kesuksesan bukanlah semata masalah sekarang ini, tapi ia juga menyangkut perhitungan masa depan.
Singkat kata, kesuksesan bukanlah kesuksesan satu orang, tapi kesuksesan semua orang. Ia adalah kesuksesan Anda saat ini dan kesuksesan orang lain di masa depan.
Bagaimana anda mempersiapkan generasi penerus anda untuk mencapai kesuksesan mereka?
Seekor elang betina yang akan bertelur mulai membuat sarang. Dengan penuh semangat elang itu mempersiapkan sarangnya dengan mengumpulkan ranting-ranting pohon dan lumpur.
Kemudian dia merangkai sarangnya dengan bahan-bahan yang ringan dan halus hingga elang betina itu mendapatkan kehangatan yang sesuai untuk telur-telurnya.
Setelah selesai, elang itu bertelur dan meletakkan telurnya di sarang yang hangat itu. Ketika telur telah menetas, induk elang itu memberi makan anak-anaknya.
Setelah beberapa lama induk elang itu mengeluarkan semua bahan yang halus dari sarangnya. Kemudian dia memilih dan meletakkan beberapa bulu di pinggir sarangnya itu, sehingga sarangnya tidak hangat dan senyaman dulu lagi.
Ketika anak itu sudah cukup besar, induk mereka mulai mendorong mereka terbang keluar satu persatu. Pertama-tama induk elang itu mendorong anak-anaknya dengan lemah lembut, tetapi dorongan yang lemah lembut itu akan berubah keras, jika ada salah satu anaknya yang tidak mau terbang ke luar sarangnya.
Si induk elang akan mematok dan melempar anaknya itu keluar. Ketika anak elang itu akan membentur tanah, dengan instingnya anak elang itu mulai mengepakkan kedua sayapnya. Jika anaknya elang itu tidak mengepakkan kedua sayapnya, induk elang akan turun dan menangkapnya sebelum sampai ke tanah, lalu membawanya kembali ke sarang.
Jika waktu istirahat dan masa pemulihan dirasa cukup induk elang akan kembali mendorong anaknya itu terbang keluar. Si induk elang akan melakukan hal yang sama sampai anak-anaknya bisa terbang.
Kita harus melakukan hal yang sama terhadap anak dan keluarga kita seperti apa yang telah dilakukan si induk elang terhadap anak-anaknya.
Kita harus mendidik anak dan keluarga kita sebaik mungkin. Daripada mewariskan harta yang melimpah ruah semata, lebih baik kita mewariskan pendidikan, kebebasan, pengertian, kasih sayang dan perhatian yang baik terhadap anak dan keluarga kita.
Seperti kata pepatah :
lebih baik mengajari cara mencari ikan daripada memberi sekeranjang ikan.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
PENDEKATAN LAH YANG PENTING
Satu karakteristik kejeniusan yang paling kuat adalah kemampuan untuk mengetahui kemampuannya sendiri.
John Foster
Apakah anda jenius? Tidak ada salahnya mengajukan pertanyaan ini kepada diri kita sendiri dan menjawab dengan tegas "Ya saya jenius." Foster benar ketika ia mengatakan bahwa salah satu ciri orang yang jenius adalah kemampuan untuk mengetahui kemampuan diri sendiri. Apakah akhir-akhir ini anda mengukur kemampuan yang anda miliki? Pintu masuk menjadi orang jenius adalah mengetahui kemampuan yang kita miliki. Ini akan membuat kita selalu sadar dimana kita berdiri. Ini akan membuat kita terbebas dari halusinasi. Ini akan membuat kita selalu bersikap dan berfikir realistis.
Jadi, Apakah anda jenius?
Ada sebuah penelitian yang dilakukan pada dua orang guru. Guru pertama diberi sebuah kelas yang terdiri dari anak-anak yang "jenius", mereka adalah anak anak yang cerdas. Namun, mereka akan selalu mempermainkanmu. mereka akan bermalas-malasan tidak pernah menyelesaikan tugasnya dan meminta tugas-tugas yang lebih ringan. Jangan percaya bahwa mereka akan mampu menyelesaikan tugasnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi mereka adalah kesabaran, kasih sayang, dan pengertian.
Guru kedua diberi kelas yang terdiri dari murid-murid yang berkemampuan "biasa." "Mereka tidak begitu pandai ataupun bodoh. Mereka mempunyai IQ dan kemampuan biasa-biasa. Anda hanya bisa berharap mendapat hasil yang biasa juga."
Seperti diharapkan, murid-murid yang jenius lebih baik daripada murid-murid yang berkemampuan biasa.
Seperti diharapkan, murid-murid yang jenius lebih baik daripada murid-murid yang berkemampuan biasa.
Pada akhir tahun, murid-murid yang tergolong "jenius" lebih maju satu tahun dibandingkan murid-murid yang berkemampuan "biasa". Yang luar biasa adalah bahwa kedua kelas itu sesungguhnya terdiri dari murid-murid yang berkemampuan biasa dan tidak ada satupun murid yang benar-benar "jenius". Satu-satunya perbedaan adalah bagaimana para guru memperlakukan murid-murid mereka.
Cara kita dalam memandang seseorang adalah cara kita dalam memperlakukan orang itu. Cara kita dalam memperlakukan seseorang adalah bagaimana mereka akan menjadi seseorang itu akhirnya. Perlakuan itu akan mempengaruhi citra diri seseorang.
Jadi, penting memperlakukan seseorang dengan penuh hormat dan pengertian serta memberi mereka banyak dorongan sehingga mereka menjadi orang-orang yang lebih baik, yang selalu memandang seseorang dari segi positif. Apa yang kita diberikan kepada orang lain, itulah yang akan kita peroleh kelak.
#TheLadderOfSuccess
Walter M.Germain
PENTINGNYA MOTIVASI INTRISIK DALAM MENDIDIK
Suatu sore seorang ayah yang baru pulang kerja mendapati anak bungsunya sedang menendang dan menangis di lantai ruang tamu. Anak itu tidak mau masuk TK besok dan anak itu memprotes dengan tegas kebijakan orang tuanya. Ayah anak itu duduk dan berpikir, "Seandainya aku anak kecil, kenapa aku tidak tertarik sekolah TK?".
Orang tua anak itu kemudian membuat daftar kegiatan yang disukai anaknya seperti menggambar, bernyanyi dan mendapatkan teman baru. Mereka kemudian berakting, seluruh keluarga mulai menggambar di dapur tanpa kehadiran anak laki-laki yang malas sekolah.
Setiap anggota keluarga bergembira, anak tadi mengintip di sekitar pojok ruangan kemudian anak itu minta bergabung dalam permainan itu. Ayah berkata, " Oh tidak kamu harus masuk TK dulu untuk belajar menggambar." Kedua orang tua itu mulai menjelaskan pada anaknya semua kesenangan yang bakal diperolehnya Jika dia mau sekolah.
Di pagi buta ayah anak itu turun tangga, dia mendapati anak laki-lakinya tertidur di sofa yang ada di ruang tamu. "Apa yang kamu lakukan di sini?" Ayah itu bertanya. Anak itu menjawab, "Saya sedang menunggu hari esok untuk masuk sekolah. saya tidak ingin telat."
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Kekerasan tidak selalu berhasil dalam mengatasi masalah anda tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan apa yang anda inginkan. Supaya orang mau melakukan apa yang Anda suruh, Anda harus membuatnya melakukan dengan ikhlas. Bertanyalah pada diri sendiri. "Ingatlah, menyadarkan orang lain itu membutuhkan keinginan yang kuat."
#LadderOfSuccess
Walter M. Germain
Orang tua anak itu kemudian membuat daftar kegiatan yang disukai anaknya seperti menggambar, bernyanyi dan mendapatkan teman baru. Mereka kemudian berakting, seluruh keluarga mulai menggambar di dapur tanpa kehadiran anak laki-laki yang malas sekolah.
Setiap anggota keluarga bergembira, anak tadi mengintip di sekitar pojok ruangan kemudian anak itu minta bergabung dalam permainan itu. Ayah berkata, " Oh tidak kamu harus masuk TK dulu untuk belajar menggambar." Kedua orang tua itu mulai menjelaskan pada anaknya semua kesenangan yang bakal diperolehnya Jika dia mau sekolah.
Di pagi buta ayah anak itu turun tangga, dia mendapati anak laki-lakinya tertidur di sofa yang ada di ruang tamu. "Apa yang kamu lakukan di sini?" Ayah itu bertanya. Anak itu menjawab, "Saya sedang menunggu hari esok untuk masuk sekolah. saya tidak ingin telat."
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Kekerasan tidak selalu berhasil dalam mengatasi masalah anda tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan apa yang anda inginkan. Supaya orang mau melakukan apa yang Anda suruh, Anda harus membuatnya melakukan dengan ikhlas. Bertanyalah pada diri sendiri. "Ingatlah, menyadarkan orang lain itu membutuhkan keinginan yang kuat."
#LadderOfSuccess
Walter M. Germain
Kamis, 29 Desember 2016
NEURO LINGUISTIC PARENTING
Oleh : Bapak Richad D.S. Afandi
RINGKASAN MATERI DISKUSI GROUP HYPNOMATH – MATH FOR FUN
Senin, 26 Desember 2016
Salam kenal orangtua pembelajar. Dan hari ini izinkan saya ikut serta bersama belajar tentang parenting. Disini karena saya yakin pengalaman rekan – rekan pasti lebih banyak karena setiap keluarga itu unik.
Unik? Ada apa dengan kata unik?
Seperti itulah keluarga, setiap keluarga belum tentu punya pola asuh yang sama dan punya cara yang sama dalam membangun pondasi dan mendidik anak.
Pada tema kali ini saya akan mengenalkan sebuah ilmu yang dahsyat yang mungkin sedang tren saat ini yang mempelajari tentang manusia. Dalam hal ini yang kita bahas adalah manusia dalam keluarga itu sendiri.
Neuro Linguistic Parenting adalah ilmu bagaimana memasukan atau menciptakan pola asuh yang tepat untuk anak dengan mengoptimalkan komunikasi yang mudah diterima oleh otak anak.
Salah satu pola yang dipakai oleh NLP adalah Virginia Satir, beliau adalah seorang ahli terapi keluarga yang sangat terkenal dalam sehari menangani puluhan kasus tentang keluarga dan hampir kasusnya closed semua dengan baik bahkan suami istri yang mau cerai bisa rujuk dengan cepat.
Anak yang suka bertengkar dengan orangtuanya bisa jadi anak yang menghargai ortunya dan akhirnya hubungannya semakin harmonis.
Kok Bisa?
Yubs…. Setelah diteliti ternyata menurut Virginia Satir permasalahan dalam keluarga itu terbagi menjadi 4 isue besar. Yaitu :
1. Selfworth
2. Komunikasi
3. Rule atau aturan dalam keluarga
4. Hubungan keluarga dengan lingkungan yang ada di luarnya
Nah untuk membahas itu semua harus mengikuti kursus minimal 2 hari, nah hari ini kita akan fokus membahas tentang Selfworth.
Selfworth adalah penghargaan diri. Dan itu salah satu masalah paling besar saat ini. Berapa banyak anak yang terjebak di dunia maya? Tau penyebabnya? Berapa banyak anak keranjingan FB dan Istagram? Tau penyebabnya? Karena di FB ada like dan Istagram ada LOVE yang mereka tidak dapatkan di dunia nyata.
Like dan Love tersebut adalah bentuk penghargaan diri bagi mereka yang butuh dinyatakan bahwa mereka diterima dan dihargai bahkan belum lagi pujian dari rekan di media sosial.
Di media sosial yang membuat mereka menjadi semakin merasa dihargai. Nah sekarang coba bandingkan dengan kata like dan love di dunia nyata.
Apakah ortu dan teman2 selalu menyatakan kata2 tersebut?
Sekarang tebak akan lebih mendengarkan kata siapa mereka?
Coba analisa mengenai kasus EMON. Saya meminta Anda membaca tentang Emon karena ini menarik.
Bagaimana anak bisa dekat kepada Emon?
Hal pertama yang dilakukan Emon adalah Emon paham bagaimana memperlakukan anak sesuai harga dirinya (terlepas dari kejahatannya).
Apakah Orangtuanya melakukan hal yang serupa? Jawabannya adalah TIDAK. Ayah dan ibu mereka sibuk dengan pekerjaan. Pengasuhnya hanya fokus pada kebutuhan makan dan minum.
Sementara ada yang mengajak mereka main. Dan anak2 tersebut belum begitu trauma sebelum adanya orangtua yang mengekspose ke media masa tentang perilaku Emon.
Bagaimana ortu bisa menghargai anaknya dengan cara berkomunikasi sesuai dengan apa yang dibutuhkan anaknya?
Contoh lain tentang membandingkan anaknya dengan saudaranya atau dengan orang lain. Membandingkan itu berbahaya.
Jika membunuh harga diri anak ada maka akan ada 3 hal yang terjadi :
RINGKASAN MATERI DISKUSI GROUP HYPNOMATH – MATH FOR FUN
Senin, 26 Desember 2016
Salam kenal orangtua pembelajar. Dan hari ini izinkan saya ikut serta bersama belajar tentang parenting. Disini karena saya yakin pengalaman rekan – rekan pasti lebih banyak karena setiap keluarga itu unik.
Unik? Ada apa dengan kata unik?
Seperti itulah keluarga, setiap keluarga belum tentu punya pola asuh yang sama dan punya cara yang sama dalam membangun pondasi dan mendidik anak.
Pada tema kali ini saya akan mengenalkan sebuah ilmu yang dahsyat yang mungkin sedang tren saat ini yang mempelajari tentang manusia. Dalam hal ini yang kita bahas adalah manusia dalam keluarga itu sendiri.
Neuro Linguistic Parenting adalah ilmu bagaimana memasukan atau menciptakan pola asuh yang tepat untuk anak dengan mengoptimalkan komunikasi yang mudah diterima oleh otak anak.
Salah satu pola yang dipakai oleh NLP adalah Virginia Satir, beliau adalah seorang ahli terapi keluarga yang sangat terkenal dalam sehari menangani puluhan kasus tentang keluarga dan hampir kasusnya closed semua dengan baik bahkan suami istri yang mau cerai bisa rujuk dengan cepat.
Anak yang suka bertengkar dengan orangtuanya bisa jadi anak yang menghargai ortunya dan akhirnya hubungannya semakin harmonis.
Kok Bisa?
Yubs…. Setelah diteliti ternyata menurut Virginia Satir permasalahan dalam keluarga itu terbagi menjadi 4 isue besar. Yaitu :
1. Selfworth
2. Komunikasi
3. Rule atau aturan dalam keluarga
4. Hubungan keluarga dengan lingkungan yang ada di luarnya
Nah untuk membahas itu semua harus mengikuti kursus minimal 2 hari, nah hari ini kita akan fokus membahas tentang Selfworth.
Selfworth adalah penghargaan diri. Dan itu salah satu masalah paling besar saat ini. Berapa banyak anak yang terjebak di dunia maya? Tau penyebabnya? Berapa banyak anak keranjingan FB dan Istagram? Tau penyebabnya? Karena di FB ada like dan Istagram ada LOVE yang mereka tidak dapatkan di dunia nyata.
Like dan Love tersebut adalah bentuk penghargaan diri bagi mereka yang butuh dinyatakan bahwa mereka diterima dan dihargai bahkan belum lagi pujian dari rekan di media sosial.
Di media sosial yang membuat mereka menjadi semakin merasa dihargai. Nah sekarang coba bandingkan dengan kata like dan love di dunia nyata.
Apakah ortu dan teman2 selalu menyatakan kata2 tersebut?
Sekarang tebak akan lebih mendengarkan kata siapa mereka?
Coba analisa mengenai kasus EMON. Saya meminta Anda membaca tentang Emon karena ini menarik.
Bagaimana anak bisa dekat kepada Emon?
Hal pertama yang dilakukan Emon adalah Emon paham bagaimana memperlakukan anak sesuai harga dirinya (terlepas dari kejahatannya).
Apakah Orangtuanya melakukan hal yang serupa? Jawabannya adalah TIDAK. Ayah dan ibu mereka sibuk dengan pekerjaan. Pengasuhnya hanya fokus pada kebutuhan makan dan minum.
Sementara ada yang mengajak mereka main. Dan anak2 tersebut belum begitu trauma sebelum adanya orangtua yang mengekspose ke media masa tentang perilaku Emon.
Bagaimana ortu bisa menghargai anaknya dengan cara berkomunikasi sesuai dengan apa yang dibutuhkan anaknya?
Contoh lain tentang membandingkan anaknya dengan saudaranya atau dengan orang lain. Membandingkan itu berbahaya.
Jika membunuh harga diri anak ada maka akan ada 3 hal yang terjadi :
- Anak akan benci kepada orang yang membandingkan (bayangkan yang membandingkan adalah ortu mereka sendiri. Kira2 siapa yang akan dibenci?)
- Anak akan membenci orang yang dibandingkan dengannya.
- Anak akan melakukan hal kebalikan dari orang yang dibandingkan.
MATANGKAN KEUNGGULAN YANG ANDA MILIKI
Be rapa "telur emas" yang Anda punyai? Berapa keunggulan yang dianugerahkan Allah kepada anda yang tidak dipunyai orang lain? Keunggulan ada yang herediter, tapi tidak sedikit yang harus diperjuangkan untuk memperolehnya. Kalau anda sudah memilikinya, peliharalah baik-baik. Sirami mereka, pupuk mereka dan jagalah agar mereka bisa berkembang dalam lingkungan yang kondusif. itu semua membutuhkan waktu dan kesabaran. Jangan memaksakan menetasnya "telur emas" Anda seperti si tua dalam cerita dibawah ini. Kesuksesan hanya bisa dicapai bila Anda berjalan diatas jembatan keunggulan ini. Dalam kamus kesuksesan, mediokritas tidak masuk hitungan.
Dongeng ini menceritakan sebuah cerita tentang seorang petani yang pada suatu hari menemukan sebuah telur emas yang berkilau di dalam kandang angsa kesayangannya. Pada awalnya petani mengira kalau telur emas itu hanya tipuan. Petani membuang telur emas itu! Tetapi setelah dipikir kembali, petani tersebut mengambilnya dan dia merasa sangat senang. Telur itu murni emas. Petani itu tidak dapat mempercayai keberuntungan pada dirinya. Pada hari berikutnya ia melihat telur emas yang lain. Hari berganti hari, akhirnya ia mengetahui bahwa telur-telur emas itu ditelurkan oleh angsa kesayangannya. Sehingga dia menjadi orang yang kaya raya. Namun semakin bertambah kekayaannya dia menjadi serakah dan tidak sabaran. Dia ingin memiliki semua telur emas secepat mungkin sehingga dia memutuskan untuk membunuh angsa kesayangannya dan mendapatkan semua telur emas itu sekaligus. Namun sayangnya, ketika dia membelah angsa kesayangannya itu, dia tidak menemukan apa-apa di dalamnya. Tidak ada telur telur emas di dalam perut angsa dan sekarang tidak ada lagi cara untuk mendapatkan telur telur emas itu, dia telah membunuh angsa kesayangannya yang menghasilkan telur telur emas.
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Cerita di atas tentang keserakahan dan ketidakpedulian pada angsa. Angsa mewakili aset dan kemampuan produksi yang kita punya. Telur-telur emas itu mewakili keuntungan, hasil dan produksi yang kita hasilkan dari menggunakan aset dan kemampuan produksi. Kita harus menjaga keseimbangan antara meraup keuntungan, hasil dan produksi, dan menjaga aset-aset serta kemampuan produksi. Sebagai contoh jika kita tidak merawat mobil kita (aset), mobil tersebut akan lebih cepat rusak dan kita kehilangan manfaatnya (keuntungannya). Kita dapat menggunakan mobil, tetapi kita juga perlu merawat mobil tersebut dengan perawatan yang teratur dan servis yang tepat.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
Dongeng ini menceritakan sebuah cerita tentang seorang petani yang pada suatu hari menemukan sebuah telur emas yang berkilau di dalam kandang angsa kesayangannya. Pada awalnya petani mengira kalau telur emas itu hanya tipuan. Petani membuang telur emas itu! Tetapi setelah dipikir kembali, petani tersebut mengambilnya dan dia merasa sangat senang. Telur itu murni emas. Petani itu tidak dapat mempercayai keberuntungan pada dirinya. Pada hari berikutnya ia melihat telur emas yang lain. Hari berganti hari, akhirnya ia mengetahui bahwa telur-telur emas itu ditelurkan oleh angsa kesayangannya. Sehingga dia menjadi orang yang kaya raya. Namun semakin bertambah kekayaannya dia menjadi serakah dan tidak sabaran. Dia ingin memiliki semua telur emas secepat mungkin sehingga dia memutuskan untuk membunuh angsa kesayangannya dan mendapatkan semua telur emas itu sekaligus. Namun sayangnya, ketika dia membelah angsa kesayangannya itu, dia tidak menemukan apa-apa di dalamnya. Tidak ada telur telur emas di dalam perut angsa dan sekarang tidak ada lagi cara untuk mendapatkan telur telur emas itu, dia telah membunuh angsa kesayangannya yang menghasilkan telur telur emas.
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Cerita di atas tentang keserakahan dan ketidakpedulian pada angsa. Angsa mewakili aset dan kemampuan produksi yang kita punya. Telur-telur emas itu mewakili keuntungan, hasil dan produksi yang kita hasilkan dari menggunakan aset dan kemampuan produksi. Kita harus menjaga keseimbangan antara meraup keuntungan, hasil dan produksi, dan menjaga aset-aset serta kemampuan produksi. Sebagai contoh jika kita tidak merawat mobil kita (aset), mobil tersebut akan lebih cepat rusak dan kita kehilangan manfaatnya (keuntungannya). Kita dapat menggunakan mobil, tetapi kita juga perlu merawat mobil tersebut dengan perawatan yang teratur dan servis yang tepat.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
PEPELING PIKEUN URANG SADAYA
Assalaamu'alaikum. Wr. Wb
Piwuruk Pangeran Santri,
Seorang Waliyullah di Jawa Barat,
Raja pertama kerajaan Sumedang bergelar Pangeran Kusumahdinata I
Hayu geura saradia...
Meungpeung keur hirup di dunya
Amal keur sampeureun tea
Di ahir moal sulaya
Geuning maot ngadodoho
Boro sok dipoho-poho
Datangna teu mere nyaho
Ngageretek taya tempo
Taya beurang taya peuting
Taya raja taya kuring
Di mana ajal geus sumping
Teu meunang embung anaking
Horeng nyawa eujeung badan
Nu geus lila babarengan
Datang mangsa dipisahan
Paturay tineung pamitan
Lain meureun lain sugan
Da ieu mah kanyataan
Kabeh pasti ngarandapan
Geuning awak urang pisan
Kaget reuwas mata mencrong
Renghap ranjug munggah bengong
Napas ngangseg na genggerong
Nu deukeut geus teu katembong
Horeng ieu teh sakarat
Dicabut ku malaikat
Nyawa ngangseg mapay urat
Teu aya daya keur lumpat
Ku renghap nu panganggeusan
Pegat sakabeh harepan
Ngabengkang taya dayaan
Rek kumaha pangharepan
Boro mah keur suka bungah
Ngatur napsu seuri bungah
Beak tempo kudu pindah
Nyampeurkeun ka alam barjah
Geus waktu ninggalkeun lembur
Menuju ke alam kubur
Meunang ngali geus diukur
Mahi keur awak sakujur
Rek naon anu di bawa
Duit atawa sawah lega
Menang ngumpul-ngumpul tea
Belaan nipu pasea
Beunang tisusuk tidungdung
Nu sok dipake adigung
Kana salat matak liwung
Waktuna jakat mah embung
Ibadah kateler-teler
Nepi ka nyanghulu ngaler
Lapur badan enggas komper
Di tengah imah ngagoler
Ngajolopong diruruban
Diriung ditarungguan
Geumpeur pacampur jeung reuwas
Setan mah bati mupuas
Harta anu ngunung-ngunung
Pakean duit satungtung
Ngan masih boeh asiwung
Ditambah kai keur padung
Lawang amal geus ditutup
Hanjakal keur waktu hirup
Talangke bet hanteu sanggup
Padahal waktu mah cukup
Paingan Rosul ngelingan
Dunya mah pangumbaraan
Naha bet kamalinaan
Tonggoy hanteu nyubadanan
Ati ngerik pikir liwung
Imah tiiseun jeung suwung
Ngan anak yatim buruan
Tinggarisik ting rariung
Abong poe panganggeusan
Mana beurat rek amitan
Keun imah keun pakarangan
Geuwat keun logak ngantosan
Pasaran mendung dipayung
Ti luhur dirurub sarung
Nu ngiringna semu nguyung
Nangkeup dada tingkuyungkung
Ngaleut ngeungkeuy ngabandaleut
Beuki deukeut beuki deukeut
Beuki deukeut beuki deukeut
Kana logak rupek heureut
Duh geuning enggeus nyangkorah
Rup ku padung rap ku lemah
Poek rupek jeung tugenah
Ngarumas cukireuh susah
Ahli sobat kawawuhan
Teu tolih gancang bubaran
Duh saha nu rek maturan
Geusan cicing babarengan
Mana sobat mana dulur
Geuning buriak salembur
Hanteu maturan di kubur
Sumawon nambahan umur
Oge harta banda kuring
Nu dipuhit beurang peuting
Cik mana anu rek ngaping
Geuning geus kieu mah kuring
Hanjakal aduh hanjakal
Teu getol sadia amal
Padahal geuning padahal
Ngan amal nu jadi bekel
Naon keur panyinglar sedih
Nahan ku cimata getih
Tawa bangkieung jungkelih
Harta mah geuning teu nolih
Enggeus montong rek sasambat
Teu guna enggeus kaliwat
Bongan bareto teu toat
Teu kurang nu nganasehat
Tong hantem hahanjakalan
Pan teu kurang nu ngelingan
Pek runggu jawab sorangan
Geura jawab pariksana
Ngemutan parantosan
Mangga geura aremutan
Sugan manawi jeung sugan
Ngajadi kamaslahatan
Ku maca ieu pepeling
Muga sing jadi panggeuing
Da Gusti anu ngajaring
Siang jeung wengi diaping.
Piwuruk Pangeran Santri,
Seorang Waliyullah di Jawa Barat,
Raja pertama kerajaan Sumedang bergelar Pangeran Kusumahdinata I
Hayu geura saradia...
Meungpeung keur hirup di dunya
Amal keur sampeureun tea
Di ahir moal sulaya
Geuning maot ngadodoho
Boro sok dipoho-poho
Datangna teu mere nyaho
Ngageretek taya tempo
Taya beurang taya peuting
Taya raja taya kuring
Di mana ajal geus sumping
Teu meunang embung anaking
Horeng nyawa eujeung badan
Nu geus lila babarengan
Datang mangsa dipisahan
Paturay tineung pamitan
Lain meureun lain sugan
Da ieu mah kanyataan
Kabeh pasti ngarandapan
Geuning awak urang pisan
Kaget reuwas mata mencrong
Renghap ranjug munggah bengong
Napas ngangseg na genggerong
Nu deukeut geus teu katembong
Horeng ieu teh sakarat
Dicabut ku malaikat
Nyawa ngangseg mapay urat
Teu aya daya keur lumpat
Ku renghap nu panganggeusan
Pegat sakabeh harepan
Ngabengkang taya dayaan
Rek kumaha pangharepan
Boro mah keur suka bungah
Ngatur napsu seuri bungah
Beak tempo kudu pindah
Nyampeurkeun ka alam barjah
Geus waktu ninggalkeun lembur
Menuju ke alam kubur
Meunang ngali geus diukur
Mahi keur awak sakujur
Rek naon anu di bawa
Duit atawa sawah lega
Menang ngumpul-ngumpul tea
Belaan nipu pasea
Beunang tisusuk tidungdung
Nu sok dipake adigung
Kana salat matak liwung
Waktuna jakat mah embung
Ibadah kateler-teler
Nepi ka nyanghulu ngaler
Lapur badan enggas komper
Di tengah imah ngagoler
Ngajolopong diruruban
Diriung ditarungguan
Geumpeur pacampur jeung reuwas
Setan mah bati mupuas
Harta anu ngunung-ngunung
Pakean duit satungtung
Ngan masih boeh asiwung
Ditambah kai keur padung
Lawang amal geus ditutup
Hanjakal keur waktu hirup
Talangke bet hanteu sanggup
Padahal waktu mah cukup
Paingan Rosul ngelingan
Dunya mah pangumbaraan
Naha bet kamalinaan
Tonggoy hanteu nyubadanan
Ati ngerik pikir liwung
Imah tiiseun jeung suwung
Ngan anak yatim buruan
Tinggarisik ting rariung
Abong poe panganggeusan
Mana beurat rek amitan
Keun imah keun pakarangan
Geuwat keun logak ngantosan
Pasaran mendung dipayung
Ti luhur dirurub sarung
Nu ngiringna semu nguyung
Nangkeup dada tingkuyungkung
Ngaleut ngeungkeuy ngabandaleut
Beuki deukeut beuki deukeut
Beuki deukeut beuki deukeut
Kana logak rupek heureut
Duh geuning enggeus nyangkorah
Rup ku padung rap ku lemah
Poek rupek jeung tugenah
Ngarumas cukireuh susah
Ahli sobat kawawuhan
Teu tolih gancang bubaran
Duh saha nu rek maturan
Geusan cicing babarengan
Mana sobat mana dulur
Geuning buriak salembur
Hanteu maturan di kubur
Sumawon nambahan umur
Oge harta banda kuring
Nu dipuhit beurang peuting
Cik mana anu rek ngaping
Geuning geus kieu mah kuring
Hanjakal aduh hanjakal
Teu getol sadia amal
Padahal geuning padahal
Ngan amal nu jadi bekel
Naon keur panyinglar sedih
Nahan ku cimata getih
Tawa bangkieung jungkelih
Harta mah geuning teu nolih
Enggeus montong rek sasambat
Teu guna enggeus kaliwat
Bongan bareto teu toat
Teu kurang nu nganasehat
Tong hantem hahanjakalan
Pan teu kurang nu ngelingan
Pek runggu jawab sorangan
Geura jawab pariksana
Ngemutan parantosan
Mangga geura aremutan
Sugan manawi jeung sugan
Ngajadi kamaslahatan
Ku maca ieu pepeling
Muga sing jadi panggeuing
Da Gusti anu ngajaring
Siang jeung wengi diaping.
Kesadaran Akal pada Taqdir
Duduklah bersama Ulama dengan akalmu..
Duduklah bersama Pemimpin dengan ilmumu..
Duduklah bersama teman dengan etikamu..
Duduklah bersama keluarga dengan kelembutanmu..
Duduklah bersama orang bodoh dengan kemurahan hatimu..
Tidak perlu bersedih jika di dunia tidak ada yg menghargai kebaikanmu, karena dilangit ada yg mengapresiasinya
Kehidupan kita ibarat mawar, disamping memiliki keindahan yg membuat kita bahagia, juga memiliki duri yang bisa membuat kita tersakiti...
Apa yang ditetapkan bagimu pasti akan mendatangimu, meskipun kamu tidak ada daya...
Sebaliknya apa yang bukan milikmu, kamu tidak akan mampu meraihnya meski dengan kekuatanmu...
Tidak seorangpun yg memiliki sifat sempurna selain Allah, oleh kerana itu berhentilah dari menggali aib orang lain.
Kesadaran itu ada pada akal, bukan pada usia, umur hanyalah bilangan harimu, sedangkan akal adalah hasil pemahaman dan kerelaanmu terhadap kehidupan....
Duduklah bersama Pemimpin dengan ilmumu..
Duduklah bersama teman dengan etikamu..
Duduklah bersama keluarga dengan kelembutanmu..
Duduklah bersama orang bodoh dengan kemurahan hatimu..
Tidak perlu bersedih jika di dunia tidak ada yg menghargai kebaikanmu, karena dilangit ada yg mengapresiasinya
Kehidupan kita ibarat mawar, disamping memiliki keindahan yg membuat kita bahagia, juga memiliki duri yang bisa membuat kita tersakiti...
Apa yang ditetapkan bagimu pasti akan mendatangimu, meskipun kamu tidak ada daya...
Sebaliknya apa yang bukan milikmu, kamu tidak akan mampu meraihnya meski dengan kekuatanmu...
Tidak seorangpun yg memiliki sifat sempurna selain Allah, oleh kerana itu berhentilah dari menggali aib orang lain.
Kesadaran itu ada pada akal, bukan pada usia, umur hanyalah bilangan harimu, sedangkan akal adalah hasil pemahaman dan kerelaanmu terhadap kehidupan....
JADILAH AGEN KESUKSESAN ANDA SENDIRI
Pernahkah anda membayangkan apa jadinya anda 10 tahun kemudian? Kekuatan memproyeksi diri ke masa depan merupakan kekuatan prediktif yang amat kuat. Kekuatan jarang dimiliki kebanyakan orang. Apakah anda termasuk orang kebanyakan ini? Mulailah membayangkan diri Anda 5 tahun, 10 tahun atau 20 tahun kedepan. Kemudian tariklah garis lurus dari masa depan itu ke masa sekarang anda. Dari sanalah Anda bisa mulai menapaki tangga kesuksesan. Proyeksi ini akan menjadi pemandu langkah-langkah anda. Dia tidak akan menyesatkan anda. inilah kekuatan "nubuat yang mewujudkan dirinya sendiri ." Percayalah.
Pada tahun 1953, Yale University melakukan sebuah penelitian terhadap para alumni seniornya. Para alumni itu diwawancarai Apakah mereka sudah mempunyai rangkaian tujuan hidup yang jelas, yang telah dicatat beserta sebuah rencana untuk mencapai tujuan itu. Hanya 3% yang telah mencatat tujuan hidup mereka. 20 tahun kemudian, pada tahun 1973, para alumni yang masih hidup tersebut dilacak dan diwawancarai lagi. Hasilnya diketahui hanya 3% dari mereka dengan cita-cita yang telah mereka catat secara khusus lebih berhasil jika dibandingkan dengan 97% yang lain. Mereka juga lebih sukses dalam berbagai bidang dalam kehidupan mereka.
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Cerita diatas dengan jelas memperlihatkan pentingnya mencatat dan merencanakan tujuan hidup secara khusus. Tujuan itu harus dinyatakan secara khusus dari apa yang anda inginkan dan kapan tepatnya Anda mencapainya. Dan apa yang anda berikan untuk mencapai tujuan itu. Tujuan hidup harus dicatat dan dibaca tiap hari. Jikalau anda mencatat sesuatu yang Anda boleh jadi tidak percaya pada saat itu, tapi jika anda membaca catatan itu cukup lama, anda akan mulai untuk percaya dan bertindak berdasarkan keyakinan anda.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain.
Pada tahun 1953, Yale University melakukan sebuah penelitian terhadap para alumni seniornya. Para alumni itu diwawancarai Apakah mereka sudah mempunyai rangkaian tujuan hidup yang jelas, yang telah dicatat beserta sebuah rencana untuk mencapai tujuan itu. Hanya 3% yang telah mencatat tujuan hidup mereka. 20 tahun kemudian, pada tahun 1973, para alumni yang masih hidup tersebut dilacak dan diwawancarai lagi. Hasilnya diketahui hanya 3% dari mereka dengan cita-cita yang telah mereka catat secara khusus lebih berhasil jika dibandingkan dengan 97% yang lain. Mereka juga lebih sukses dalam berbagai bidang dalam kehidupan mereka.
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Cerita diatas dengan jelas memperlihatkan pentingnya mencatat dan merencanakan tujuan hidup secara khusus. Tujuan itu harus dinyatakan secara khusus dari apa yang anda inginkan dan kapan tepatnya Anda mencapainya. Dan apa yang anda berikan untuk mencapai tujuan itu. Tujuan hidup harus dicatat dan dibaca tiap hari. Jikalau anda mencatat sesuatu yang Anda boleh jadi tidak percaya pada saat itu, tapi jika anda membaca catatan itu cukup lama, anda akan mulai untuk percaya dan bertindak berdasarkan keyakinan anda.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain.
JADILAH ELANG DAN KUASAILAH LANGIT
Hidup mana yang anda pilih? Hanya ada dua jalan. Jalan yang mudah, yang tidak perlu menuntut banyak keringat, energi, sumber daya. Ia akan memberi anda semua yang anda butuhkan tanpa membuat anda kesulitan sedikitpun. Ia akan "menghidupi Anda." Satunya jalan yang terjal, penuh liku dan berduri. Ia akan memaksa anda mengeluarkan seluruh potensi yang anda punyai. Ia akan melumat anda bila anda lengah sedikit saja. Ia akan "memaksa anda menghidupi diri anda sendiri." Pilihan hanya satu, jalan hidup mana yang anda pilih?
Suatu ketika ada dua telur sedang berdiskusi tentang Keinginan mereka bila sudah menetas. Telur pertama berkata, "aku ingin menjadi tiram bila aku menetas. Seekor tiram hanya mengapung di air dan tidak membuat ketegasan atau keputusan. Gelombang laut akan menyeretnya dan itu tidak perlu direncanakan. Air laut akan membawanya makanan. Apapun yang disediakan air laut adalah apa yang diterima tiram, tidak lebih, tidak kurang."
Telur pertama melanjutkan, "Itulah jalan hidup bagiku itu mungkin terbatas tapi tak perlu membuat keputusan dan tanggung jawab. sudah ada kehidupan pasti yang sudah dijamin oleh Samudra."
Telur kedua berkata,"Itu bukan hidup bagiku. Aku ingin menjadi seekor elang. Seekor elang bebas pergi kemanapun Ia mau dan berbuat sesukanya. Tentu ia harus bertanggung jawab untuk berburu mencari makanan sendiri dan membuat keputusan penting agar bertahan hidup, tapi ia juga bebas terbang setinggi gunung." Telur kedua melanjutkan, "Elang bisa mengontrol dirinya sendiri bukan dikontrol oleh yang lain. Aku tidak ingin ada batas tempat bagiku ataupun menjadi budak lautan. Konsekuensinya, Aku ingin mencurahkan segala usaha untuk tetap hidup Sebagai seekor elang."
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Elang adalah simbol kekuatan, kecepatan, ketinggian dan dan kebebasan. Ia membumbung tinggi di angkasa dan ia bisa melihat keindahan dunia. Bagaimanapun elang harus membayar atas apa yang ia miliki, dengan kerja keras, berani menanggung resiko dan bertarung untuk bertahan hidup. Karena untuk kebebasan dan kesuksesan selalu ada harga yang harus dibayar. Tentu untuk amannya saja kita dapat memilih jalan hiidup tiram Ya itu tinggal di dalam zona nyaman kita dan tidak mendapat apa-apa.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
Suatu ketika ada dua telur sedang berdiskusi tentang Keinginan mereka bila sudah menetas. Telur pertama berkata, "aku ingin menjadi tiram bila aku menetas. Seekor tiram hanya mengapung di air dan tidak membuat ketegasan atau keputusan. Gelombang laut akan menyeretnya dan itu tidak perlu direncanakan. Air laut akan membawanya makanan. Apapun yang disediakan air laut adalah apa yang diterima tiram, tidak lebih, tidak kurang."
Telur pertama melanjutkan, "Itulah jalan hidup bagiku itu mungkin terbatas tapi tak perlu membuat keputusan dan tanggung jawab. sudah ada kehidupan pasti yang sudah dijamin oleh Samudra."
Telur kedua berkata,"Itu bukan hidup bagiku. Aku ingin menjadi seekor elang. Seekor elang bebas pergi kemanapun Ia mau dan berbuat sesukanya. Tentu ia harus bertanggung jawab untuk berburu mencari makanan sendiri dan membuat keputusan penting agar bertahan hidup, tapi ia juga bebas terbang setinggi gunung." Telur kedua melanjutkan, "Elang bisa mengontrol dirinya sendiri bukan dikontrol oleh yang lain. Aku tidak ingin ada batas tempat bagiku ataupun menjadi budak lautan. Konsekuensinya, Aku ingin mencurahkan segala usaha untuk tetap hidup Sebagai seekor elang."
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU:
Elang adalah simbol kekuatan, kecepatan, ketinggian dan dan kebebasan. Ia membumbung tinggi di angkasa dan ia bisa melihat keindahan dunia. Bagaimanapun elang harus membayar atas apa yang ia miliki, dengan kerja keras, berani menanggung resiko dan bertarung untuk bertahan hidup. Karena untuk kebebasan dan kesuksesan selalu ada harga yang harus dibayar. Tentu untuk amannya saja kita dapat memilih jalan hiidup tiram Ya itu tinggal di dalam zona nyaman kita dan tidak mendapat apa-apa.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
Bertakwalah Demi Anakmu
Ketika rasa malas untuk melakukan ibadah menghampiri atau terbetik keinginan untuk bermaksiat, ingatlah anak-anakmu.
Renungkanlah Firman Allah ta'ala :
وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا
Dahulu ibu bapaknya adalah orang-orang shalih... (QS. Al Kahfi : 82).
Sahabat yang mulia Abdullah bin Mas'ud, ketika beliau sholat malam sementara putra beliau yang masih kecil terlelap tidur, sembari memandangi putranya beliau lalu berkata :
من أجلك يا بني...
"Demi dirimu wahai anak ku.."
Lalu beliau sambil menangis membaca firman Allah ta'ala :
وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا
Dahulu ibu bapaknya adalah orang-orang shalih...
(QS. Al Kahfi : 82).
Benar sekali, sesungguhnya ketakwaan orangtua sangat berpengaruh pada kesholihan anak-anaknya. Apabila orang tuanya sholih, hubungannya dengan Allah kuat, maka Allah akan menjaga anak-anaknya bahkan sampai cucu-cucunya. Seperti dalam kisah dalam surat al Kahfi, Allah menjaga simpanan harta kedua anak yatim itu dikarenakan kesalehan kakek mereka yang ketujuh.
➖➖➖
Allah 'Azza wajalla mengingatkan :
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. (QS. An Nisa : 9).
Rabu, 28 Desember 2016
SYAFA'AT AL QUR'AN DI DALAM QUBUR
**
*Silahkan share untuk teman2 terbaik kita*
*Merinding bacanya... Semoga kita termasuk di dalam golongan orang ini...aamiin !!!*
*Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur.*
*- Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).*
*Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.*
*-Setelah dikuburkan dan orang - orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.*
*Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”*
*Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.*
*-Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”*
*-Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)*
*Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.*
*Yaa Allah… terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya.*
*Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah Subhana wa Ta'ala Aamiin..*
*Oleh: Prof.DR. Ahmad Sathori Ismail.*
*Sudah pantaskah kita mendapatkan syafaat alquran ,,,,astaghfirullah*
*Silahkan share untuk teman2 terbaik kita*
*Merinding bacanya... Semoga kita termasuk di dalam golongan orang ini...aamiin !!!*
*Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur.*
*- Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).*
*Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.*
*-Setelah dikuburkan dan orang - orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.*
*Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”*
*Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.*
*-Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”*
*-Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)*
*Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.*
*Yaa Allah… terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya.*
*Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah Subhana wa Ta'ala Aamiin..*
*Oleh: Prof.DR. Ahmad Sathori Ismail.*
*Sudah pantaskah kita mendapatkan syafaat alquran ,,,,astaghfirullah*
CARA MENINGKATKAN KAPASITAS REZEKI
By. Aris Ahmad Jaya
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabatku saya Aris Ahmad Jaya, banyak orang bertanya kepada saya, kenapa banyak orang yang bekerja keras namun rejekinya masih kandas. Betapa banyak orang yang bekerja dengan sedemikian bersungguh-sungguh, bahkan berkeringat sedemikian luar biasa, namun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pun sedemikian susah.
Namun kenapa ada orang yang sepertinya biasa, beraktivitas, yang dikerjakan juga nyaman, tenang, namun rezekinya sedemikian berlimpah. Bahkan mampu berbagi kepada banyak orang.
Akhirnya 5 tahun ini saya mencoba mencari tahu kenapa itu bisa terjadi, selain tentu saja karena memang takdir Allah.
Ternyata berapa banyak rezeki yang layak dititipkan kepada anda, sangat terkait dengan seberapa besar wadah atau kapasitas diri anda untuk menerima rezeki Itu.
Sebagai ilustrasi, ketika hujan sedemikian deras, Pak Bejo bawa gelas, pak Untung bahwa ember. Pak Bahagia mungkin tidur di rumah. Ketika hujan sudah reda ternyata pak benjo hanya berhasil mengumpulkan 1 gelas air hujan, Pa Untung berhasil mengumpulkan 1 ember air hujan. Namun Pak Bahagia, yang ketika hujan deras dia justru bersama dengan keluarga menikmati kebersamaan. Dengan sangat tenang ketika ditanya istrinya : "Ayah, Ayah gak mencari air sebagaimana tetangga?"
Maka Pa Bahagia berkata : "Tenang ibu, mungkin Pak Bejo mendapatkan 1 gelas atau Pa Untung mendapatkan 1 ember, ga masalah, sebab kita punya empang yang menampung air-air yang berlimpah yang ditumpahkan oleh mereka dan hujan-hujan yang berlimpah. Jadi tenang saja, walaupun Ayah tidak ikut hujan-hujanan, Ayah tetap memiliki satu empang air."
Apa artinya, kapasitas, wadah dan bagaimana caranya agar kapasitas wadah anda itu semakin besar ?
Jawabannya 3 :
Terima kasih.
Saya Aris Ahmad Jaya
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabatku saya Aris Ahmad Jaya, banyak orang bertanya kepada saya, kenapa banyak orang yang bekerja keras namun rejekinya masih kandas. Betapa banyak orang yang bekerja dengan sedemikian bersungguh-sungguh, bahkan berkeringat sedemikian luar biasa, namun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pun sedemikian susah.
Namun kenapa ada orang yang sepertinya biasa, beraktivitas, yang dikerjakan juga nyaman, tenang, namun rezekinya sedemikian berlimpah. Bahkan mampu berbagi kepada banyak orang.
Akhirnya 5 tahun ini saya mencoba mencari tahu kenapa itu bisa terjadi, selain tentu saja karena memang takdir Allah.
Ternyata berapa banyak rezeki yang layak dititipkan kepada anda, sangat terkait dengan seberapa besar wadah atau kapasitas diri anda untuk menerima rezeki Itu.
Sebagai ilustrasi, ketika hujan sedemikian deras, Pak Bejo bawa gelas, pak Untung bahwa ember. Pak Bahagia mungkin tidur di rumah. Ketika hujan sudah reda ternyata pak benjo hanya berhasil mengumpulkan 1 gelas air hujan, Pa Untung berhasil mengumpulkan 1 ember air hujan. Namun Pak Bahagia, yang ketika hujan deras dia justru bersama dengan keluarga menikmati kebersamaan. Dengan sangat tenang ketika ditanya istrinya : "Ayah, Ayah gak mencari air sebagaimana tetangga?"
Maka Pa Bahagia berkata : "Tenang ibu, mungkin Pak Bejo mendapatkan 1 gelas atau Pa Untung mendapatkan 1 ember, ga masalah, sebab kita punya empang yang menampung air-air yang berlimpah yang ditumpahkan oleh mereka dan hujan-hujan yang berlimpah. Jadi tenang saja, walaupun Ayah tidak ikut hujan-hujanan, Ayah tetap memiliki satu empang air."
Apa artinya, kapasitas, wadah dan bagaimana caranya agar kapasitas wadah anda itu semakin besar ?
Jawabannya 3 :
- Perbesarlah kemampuan anda untuk memberi, untuk berkontribusi, untuk bermanfaat. Semakin besar nilai manfaat anda, maka semakin besar pula kapasitas Anda. Orang-orang yang nilai manfaatnya stagnan, di saat tahun berubah, maka dia tidak akan mendapatkan berkelimpahan besar rizki dari yang seharusnya ia terima, karena memang wadahnya tidak berubah.
- Perbesar silaturahim. Dengan anda bersilaturahim, maka semakin luas jejaring Anda, semakin luas pengetahuan anda dan semakin luas kapasitas anda untuk berbagi, untuk berkontribusi dan untuk memberikan yang terbaik dengan jaringan anda.
- Perbesar kapasitas keilmuan Anda. Ilmu sedemikian cepat berubah, kalau anda tidak segera belajar, maka kapasitas Anda adalah kapasitas yang kadaluarsa.
Terima kasih.
Saya Aris Ahmad Jaya
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
SAAT KEMATIAN MU
Ketika jantungmu berhenti, tidak perlu dicemaskan.
Aamiiin
Saat sekarat, tidak perlu dicemaskan_
Jangan perdulikan jasadmu yang akan hancur!! Kaum muslimin... akan melaksanakan kewajiban mereka:
- Melucuti pakaianmu.
- Memandikanmu.
- Mengafanimu.
- Menggalikan lubang lahatmu.
- Mengeluarkanmu dari rumahmu.
- Memanggulmu di atas pundak² mereka.
- Mengantarkanmu ke tempat tinggalmu yang baru (kuburan).
- Orang-orang akan berdatangan merawat dan mengurus jenazahmu, bahkan banyak yang meninggalkan pekerjaannya demi untuk penguburanmu.
- Perabotan2mu akan segera diurus dan berpindah tangan:
- kunci-kunci kendaraan dan rumah
- tas
- buku-buku
- handphone
- sepatu
- pakaian
Apabila keluargamu baik, mereka menyedekahkannya agar bermanfaat untukmu.
Yakinlah!!! bahwa:
- Dunia tidak sedih karena kematianmu !
- Alam semesta tidak berduka atas kepergianmu !
- Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahanmu!!
- Perekonomian akan terus berputar!
- Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!
- Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris!
Sementara Anda yang akan dihisab atas segala sesuatu hingga perkara yang sederhana dan kecil!!
Yang pertama lepas darimu adalah namamu..
Saat Anda meninggal dunia: Orang2 bertanya : Dimana mayatnya ? Mereka tidak memanggilmu dengan namamu!! Namamu tinggal kenangan belaka.
Ketika mereka akan menshalati, mereka bilang : Bawa sini jenazahnya!!! Mereka tidak menyebutkan namamu. *Betapa cepat namamu hilang berlalu....*
Ketika mereka akan menguburkanmu, mereka berkata: *Dekatkan mayitnya!!* tanpa menyebutkan namamu..
Karena itu...
- Jangan tertipu oleh kehormatan dan kelebihan kelompokmu...!!
- Jangan terperdaya oleh kedudukan dan nasab keturunanmu...!!
Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi...
Kesedihan orang atas kepergianmu ada tiga macam:
- Orang yang mengenalmu sepintas akan mengatakan: _*Kasihan... !!*_
- Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka..
- Kesedihan mendalam di rumah... Keluargamu akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun... Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...
Demikianlah...
Kisahmu di antara manusia telah terakhir...
Anda hanya tinggal *ALBUM KENANGAN*
Kisahmu yang sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata, yaitu: *Alam akherat*
Telah lepas darimu:
1. Kecantikan/ketampanan
2. Harta
3. Kesehatan
4. Anak
5. Rumah.
6. Istri/suami
*Kehidupanmu yang sesungguhnya baru dimulai*
Pertanyaannya sekarang adalah:
*Apa yang telah Anda siapkan untuk kubur dan akheratmu????? Ini adalah KENYATAAN yang perlu direnungkan!!*_
*Check ibadahmu... yang wajib dan yang sunnah*
*Check Amal sholeh dan Sedekah*
*Check perilaku dan tingkah polah*
_*Semoga Anda selamat!*_
Jika Anda membantu mengingatkan orang lain dengan menyebar posting ini... _InsyAllah..._ Anda akan dapati buah dari peringatan Anda itu dalam timbangan amal kebaikan pada hari Kiamat.
Allah berfirman:
👈 (وذكّر فإن الذكرى تنفعُ المؤمنين) 👉
_"Dan berilah peringatan! karena peringatan itu bermanfaat bagi orang2 beriman"_
Kenapa mayit memilih: *"Sedekah"* jika kembali ke dunia? Sebagaimana firman Allah:
👈 رب لولا أخرتني إلى أجل قريب: ‼فأصدق‼
_"Ya Tuhan! jika Engkau tunda ajalku sebentar saja, niscaya aku akan bersedekah"_
Mereka tidak mengatakan:
👉Niscaya Aku akan umroh
👉Niscaya Aku akan shalat
👉Niscaya Aku akan puasa
Para ulama menjelaskan: _"Mayit hanya mengatakan sedekah, karena dia melihat dampak sedekah yang sangat besar setelah kematian"
Maka *perbanyaklah sedekah*
utk saat ini dapat bersedekah dengan mengirim/menyebarkan postingan ini pada teman/saudara *dengan niat karena Allah, maka jika ada diantara mereka yg mengamalkan postingan ini ganjaran'a dengan seizin Allah juga akan anda terima.* Aamiin
RAHASIA SHOLAT TEPAT WAKTU
Inilah Rahasia Mengapa Sholat Sebaiknya di Awal Waktu..
~Ternyata anjuran tersebut ada hikmahnya.
~Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan dirasakan melalui perubahan warna alam.
~Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan, psikologis dan lainnya.
~Berikut ini kaitan antara sholat di awal waktu dengan warna alam.
🌾Waktu Subuh..
~Pada waktu subuh, alam berada dlm spektrum warna biru muda yg bersesuaian dgn frekuensi tiroid (kelenjar gondok).
~Dalam ilmu Fisiologi, tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia.
~Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dgn rejeki dan cara berkomunikasi.
~Mereka yg msh tertidur nyenyak pd waktu Subuh dapat meng hadapi masalah rejeki dan komunikasi.
~Mengapa? Karena tiroid tdk dpt menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad msh tertidur.
~Pd saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pd tingkatan optimal.
~Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pd waktu ruku dan sujud.
🌾Waktu Zuhur..
~Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kpd perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh thd hati.
~Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dgn keceriaan seseorg.
~Mrk yg selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali dpt menghadapi masalah dlm sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.
🌾Waktu Ashar..
~Alam berubah lagi warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan thd organ tubuh yaitu prostat, rahim, ovarium/ indung telur dan testis yg merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan.
~Warna oranye di alam jg mempengaruhi kreativitas seseorg.
~Orang yg sering ketinggalan waktu Ashar dpt menurun daya kreativitasnya.
~Di samping itu organ-organ reproduksi ini jg akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.
🌾Waktu Maghrib..
~Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pd waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tdk berada di luar rumah.
~Nasehat tsb ada benarnya krn pd saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dgn frekuensi jin dan iblis.
~Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga krn mereka ikut bergetar dgn warna alam. Mereka yg sdg dlm perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerja kan sholat Maghrib terlebih dahulu.
~Hal ini lbh baik dan lbh selamat krn pd waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yg ber frekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yg bisa mengganggu penglihatan kita.
🌾Waktu Isya..
~Pd waktu ini, warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap.
~Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yg frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak.
~Mrk yg sering ketinggalan Isya bisa sering merasa gelisah.
~Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk meng istirahatkan tubuh ini.
~Dengan tidur pd waktu Isya, keadaan jiwa kita berada pd gelombang Delta dgn frekuensi dibawah 4 Hertz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat.
~Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dgn warna2 putih, merah jambu dan ungu.
~Perubahan warna ini selaras dgn kelenjar pineal (sebuah kelenjar endokrin pada otak) kelenjar pituitary, thalamus (struktur simetris garis tengah dlm otak yg fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dgn pengaturan kesadaran, tidur dan ke waspadaan) dan hypothalamus (bagian otak yg terdiri dari sejumlah nucleus dgn berbagai fungsi yg sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu).
~Maka sebaiknya kita bangun lagi pd waktu ini utk mengerjakan sholat malam (tahajjud).
~Umat Islam sepatutnya bersyukur krn tlh di’karuniakan’ syariat sholat oleh Allah Swt sehingga jika dilaksana kan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini.
~Inilah salah satu hakikat mengapa Allah Swt mewajibkan sholat kpd kita.
~Sholat di awal waktu dpt membuat badan semakin sehat. Alhamdulillah...
👏 Semoga bermanfaat..
Lihatlah semuanya dari sisi positif
Dunia ini tidaklah berdimensi tunggal. Masalahnya tergantung dari sudut mana Anda melihatnya. Setiap peristiwa pasti menghadirkan dua, sisi ibarat uang logam. Anda bisa melihat sisi ekor atau kepala. Semuanya terserah anda. Tidak ada kebenaran mutlak di sana. Sisi mana yang Anda ambil amat mempengaruhi bagaimana perspektif anda dalam melihat setiap peristiwa yang menimpa Anda atau orang lain. Anda bisa mengambil hikmahnya atau mengabaikannya. Anda bisa memetik pelajaran dari sana atau melupakannya. Hanya orang bodoh yang mengabaikan dan melupakan setiap hikmah yang terkandung dalam sebuah kejadian. Masalahnya : Gelas itu setengah kosong atau setengah terisi
Seorang laki-laki memiliki anak kembar. Kedua anak itu memiliki banyak kesamaan dalam berbagai hal, kecuali dalam sikap mereka. Anak lelaki yang sulung selalu memandang segala sesuatu dari sisi negatif, sedangkan anak yang bungsu selalu berpikiran positif.
Pada ulang tahun mereka yang akan datang, ayahnya berjanji untuk memberikan hadiah ulang tahun untuk mereka berdua. Ketika hari ulang tahun itu tiba, anak yang sulung mendapatkan sepeda merk terbaru. Namun dia tidak merasa bahagia dan berkata : "Sungguh ini sepeda yang amat indah dan mahal, aku akan menjaganya karena bisa jadi sepeda itu akan dicuri orang. Ini benar-benar tanggung jawab yang berat."
Sedang anak yang lebih mudah diberi hadiah dalam kotak yang terbungkus rapi. Ketika ia membuka kotak tersebut, Ia sangat senang ketika melihat seonggok kotoran kuda di dalam kotak itu. Dia mulai mencari di seluruh sudut rumah. Sang ayah merasa heran atas reaksi anak laki-lakinya dan menanyakan apa yang sedang dicarinya. Anaknya menjawab : "Yah, aku tahu pasti ada seekor kuda yang ayah sembunyikan dariku. Itu hadiah ulang tahunku kan?"
inilah prinsip-prinsip kesuksesan itu
Kita dapat memutuskan untuk melihat segala sesuatu dari sisi negatif, sehingga kita terus mengeluh dan merasa tidak bahagia seperti anak yang lebih tua, atau kita dapat memilih untuk menjadi seperti anak yang lebih muda yang melihat situasi yang tidak menyenangkan dari sisi positifnya dengan cara menyampaikan terima-kasih. Pilihan untuk menilai positif dan negatif tergantung pada diri kita. Dan pilihan itulah yang akan menemukan menentukan apakah kita akan bahagia atau menderita.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
Seorang laki-laki memiliki anak kembar. Kedua anak itu memiliki banyak kesamaan dalam berbagai hal, kecuali dalam sikap mereka. Anak lelaki yang sulung selalu memandang segala sesuatu dari sisi negatif, sedangkan anak yang bungsu selalu berpikiran positif.
Pada ulang tahun mereka yang akan datang, ayahnya berjanji untuk memberikan hadiah ulang tahun untuk mereka berdua. Ketika hari ulang tahun itu tiba, anak yang sulung mendapatkan sepeda merk terbaru. Namun dia tidak merasa bahagia dan berkata : "Sungguh ini sepeda yang amat indah dan mahal, aku akan menjaganya karena bisa jadi sepeda itu akan dicuri orang. Ini benar-benar tanggung jawab yang berat."
Sedang anak yang lebih mudah diberi hadiah dalam kotak yang terbungkus rapi. Ketika ia membuka kotak tersebut, Ia sangat senang ketika melihat seonggok kotoran kuda di dalam kotak itu. Dia mulai mencari di seluruh sudut rumah. Sang ayah merasa heran atas reaksi anak laki-lakinya dan menanyakan apa yang sedang dicarinya. Anaknya menjawab : "Yah, aku tahu pasti ada seekor kuda yang ayah sembunyikan dariku. Itu hadiah ulang tahunku kan?"
inilah prinsip-prinsip kesuksesan itu
Kita dapat memutuskan untuk melihat segala sesuatu dari sisi negatif, sehingga kita terus mengeluh dan merasa tidak bahagia seperti anak yang lebih tua, atau kita dapat memilih untuk menjadi seperti anak yang lebih muda yang melihat situasi yang tidak menyenangkan dari sisi positifnya dengan cara menyampaikan terima-kasih. Pilihan untuk menilai positif dan negatif tergantung pada diri kita. Dan pilihan itulah yang akan menemukan menentukan apakah kita akan bahagia atau menderita.
#TheLadderOfSuccess
Walter M. Germain
Lihatlah masalah dari berbagai sisi
Ketika sebuah masalah menghadang, apa yang terbentang? Sekalipun sebuah masalah menyajikan banyak sudut pandang tapi, kebanyakan orang lebih senang melihatnya dari perspektif mereka sendiri.
Celakanya, mereka dengan penuh keyakinan mengklaim bahwa perspektifnya itulah yang benar dan perspektif orang lain salah. Mereka mencari pembenaran dengan segala rasionalisasi agar orang lain mengikuti dirinya.
Apakah Anda juga begitu?
Ada seorang dokter yang diundang untuk berbicara di depan para pemabuk. Dia ingin melakukan sebuah demonstrasi untuk menyampaikan pesan kesehatan penting bahwa minuman keras sangat merugikan dan tidak baik bagi kesehatan.
Dokter itu mengisi sebuah gelas dengan air murni dan sebuah gelas lagi dengan alkohol. Lalu dimasukkannya seekor cacing ke dalam gelas yang berisi air murni. Dalam gelas tersebut, tampak cacing berenang-renang sangat indah dan menjulurkan kepalanya ke atas. Kemudian dokter itu memasukkan lagi seekor cacing ke dalam gelas yang berisi alkohol. Para pemabuk itu terbengong-bengong menyaksikan bagaimana cacing itu hancur dalam cairan alkohol.
Selanjutnya ia bertanya kepada para pemabuk. Apa kira-kira pesan yang terkandung dari demonstrasi barusan. Salah seorang dari pemabok itu menjawab "Jika anda minum alkohol Anda tidak akan pernah cacingan."
Inilah prinsip-prinsip kesuksesan itu :
Ketika kita memiliki keyakinan terhadap sesuatu, apakah itu baik atau buruk, kita cenderung melihat sesuatu tersebut menurut sudut pandang kita sendiri. Kita mendengar dan menafsirkan sesuatu sesuai dengan apa yang kita ingin dengar, bukan menurut apa yang telah dikatakan. Ini menjadi kebiasaan kita. Oleh karena itu sangat penting mencermati seluruh persoalan dari segala sisi, supaya kita bisa menghasilkan sebuah keputusan yang bijak.
#TheLadderOfSuccess
Walter M Germain
Celakanya, mereka dengan penuh keyakinan mengklaim bahwa perspektifnya itulah yang benar dan perspektif orang lain salah. Mereka mencari pembenaran dengan segala rasionalisasi agar orang lain mengikuti dirinya.
Apakah Anda juga begitu?
Ada seorang dokter yang diundang untuk berbicara di depan para pemabuk. Dia ingin melakukan sebuah demonstrasi untuk menyampaikan pesan kesehatan penting bahwa minuman keras sangat merugikan dan tidak baik bagi kesehatan.
Dokter itu mengisi sebuah gelas dengan air murni dan sebuah gelas lagi dengan alkohol. Lalu dimasukkannya seekor cacing ke dalam gelas yang berisi air murni. Dalam gelas tersebut, tampak cacing berenang-renang sangat indah dan menjulurkan kepalanya ke atas. Kemudian dokter itu memasukkan lagi seekor cacing ke dalam gelas yang berisi alkohol. Para pemabuk itu terbengong-bengong menyaksikan bagaimana cacing itu hancur dalam cairan alkohol.
Selanjutnya ia bertanya kepada para pemabuk. Apa kira-kira pesan yang terkandung dari demonstrasi barusan. Salah seorang dari pemabok itu menjawab "Jika anda minum alkohol Anda tidak akan pernah cacingan."
Inilah prinsip-prinsip kesuksesan itu :
Ketika kita memiliki keyakinan terhadap sesuatu, apakah itu baik atau buruk, kita cenderung melihat sesuatu tersebut menurut sudut pandang kita sendiri. Kita mendengar dan menafsirkan sesuatu sesuai dengan apa yang kita ingin dengar, bukan menurut apa yang telah dikatakan. Ini menjadi kebiasaan kita. Oleh karena itu sangat penting mencermati seluruh persoalan dari segala sisi, supaya kita bisa menghasilkan sebuah keputusan yang bijak.
#TheLadderOfSuccess
Walter M Germain
Jangan pernah menyerah
Tahukah kamu jalan menuju tangga kesuksesan ? Jalan itu dipenuhi orang-orang yang tidak pernah patah arang. Mereka dengan gigih memandang kesuksesan yang siap menjemput mereka tanpa mempermasalahkan berapa banyak kegagalan yang telah mereka hadapi.
Determinasi menolak godaan angkat tangan sangat kuat sehingga hanya sedikit yang mampu keluar dari cobaan. Seringkali pintu kesuksesan hanya tinggal selangkah lagi dari tempat kita mengangkat bendera putih. Tahukah kamu bahwa batas antara menyerah dan kesuksesan itu sangat tipis?
Sekiranya kita bisa menghargai kenyataan bahwa banyak orang sukses karena usaha kerasnya, haruskah mereka hanya menggantungkan cita-citanya pada ilmunya yang masih sedikit. Padahal hidup masih panjang, kembangkan kebiasaan orang-orang tekun.
Untuk itu berjanjilah:
Saya berjanji saya akan mematri kuat-kuat sepenggal kata ini dalam hati saya:
Saya tidak akan pernah menyerah.
Menyerah hanya ada dalam kamus para pecundang. Menyerah hanyalah akan membuktikan bahwa saya tidak mampu mencapai apa yang saya inginkan. Saya tidak ingin hal ini terjadi. Dan saya tidak akan membiarkan ini terjadi. Berhenti di tengah jalan berarti kematian. Saya bukanlah golongan orang-orang yang mudah menyerah. Saya tidak akan pernah menyerah karena saya layak meneruskan langkah-langkah Saya menuju kesuksesan
#LeaderOfSuccess
Determinasi menolak godaan angkat tangan sangat kuat sehingga hanya sedikit yang mampu keluar dari cobaan. Seringkali pintu kesuksesan hanya tinggal selangkah lagi dari tempat kita mengangkat bendera putih. Tahukah kamu bahwa batas antara menyerah dan kesuksesan itu sangat tipis?
Sekiranya kita bisa menghargai kenyataan bahwa banyak orang sukses karena usaha kerasnya, haruskah mereka hanya menggantungkan cita-citanya pada ilmunya yang masih sedikit. Padahal hidup masih panjang, kembangkan kebiasaan orang-orang tekun.
Untuk itu berjanjilah:
Saya berjanji saya akan mematri kuat-kuat sepenggal kata ini dalam hati saya:
Saya tidak akan pernah menyerah.
Menyerah hanya ada dalam kamus para pecundang. Menyerah hanyalah akan membuktikan bahwa saya tidak mampu mencapai apa yang saya inginkan. Saya tidak ingin hal ini terjadi. Dan saya tidak akan membiarkan ini terjadi. Berhenti di tengah jalan berarti kematian. Saya bukanlah golongan orang-orang yang mudah menyerah. Saya tidak akan pernah menyerah karena saya layak meneruskan langkah-langkah Saya menuju kesuksesan
#LeaderOfSuccess
CARA NAIK KELAS DALAM KEHIDUPAN
By Aris Ahmad Jaya
Ketika anda ingin naik dalam kehidupan maka Belajarlah dari layang-layang. Layang-layang mampu terbang minimalnya memiliki tiga syarat utama :
1. Seimbang.
Ketika layang-layang tidak seimbang, maka ia akan menukik dan terjatuh. Jadi intinya adalah agar mampu naik ke kelas berikutnya, adalah manakala anda seimbang, yaitu seimbang secara emosi secara intelegensi, seimbang secara spiritual. Irisansi dari ketiga keseimbangan ini akan menjadikan anda mampu dewasa, spiritual, sekaligus cerdas.
2. Fleksibilitas
Layang-layang mampu terbang manakala ada benang yang ditarik dan diulur. Artinya ini yang dinamakan feksibilitas, tidak terlalu kaku. Dalam hidup Kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, namun terkadang justru kita mendapatkan banyak hal, karena kita mampu berkolaborasi, mampu beradaptasi dan yang terpenting adalah mampu mengevaluasi diri. Tarik dan ulur benang ini sangat penting dalam permainan layang-layang.
3. Siap Menghadapi Ujian
Layang-layang mampu terbang manakala menghantam angin, bukan searah angin. Artinya anda akan mampu naik ke kelas berikutnya, justru ketika adanya ujian-ujian, adanya masalah-masalah dan adanya hal yang harus anda selesaikan. Intinya adalah tidak ada kenaikan kelas tanpa ujian sebelumnya.
Jadi yakinlah anda, Insya Allah, jadi manusia-manusia baru, manusia-manusia hebat, manakala seimbang, mampu berkolaborasi, mampu beradaptasi, dan yang terpenting adalah anda menjadi manusia yang siap menghadapi ujian.
Ketika anda ingin naik dalam kehidupan maka Belajarlah dari layang-layang. Layang-layang mampu terbang minimalnya memiliki tiga syarat utama :
1. Seimbang.
Ketika layang-layang tidak seimbang, maka ia akan menukik dan terjatuh. Jadi intinya adalah agar mampu naik ke kelas berikutnya, adalah manakala anda seimbang, yaitu seimbang secara emosi secara intelegensi, seimbang secara spiritual. Irisansi dari ketiga keseimbangan ini akan menjadikan anda mampu dewasa, spiritual, sekaligus cerdas.
2. Fleksibilitas
Layang-layang mampu terbang manakala ada benang yang ditarik dan diulur. Artinya ini yang dinamakan feksibilitas, tidak terlalu kaku. Dalam hidup Kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, namun terkadang justru kita mendapatkan banyak hal, karena kita mampu berkolaborasi, mampu beradaptasi dan yang terpenting adalah mampu mengevaluasi diri. Tarik dan ulur benang ini sangat penting dalam permainan layang-layang.
3. Siap Menghadapi Ujian
Layang-layang mampu terbang manakala menghantam angin, bukan searah angin. Artinya anda akan mampu naik ke kelas berikutnya, justru ketika adanya ujian-ujian, adanya masalah-masalah dan adanya hal yang harus anda selesaikan. Intinya adalah tidak ada kenaikan kelas tanpa ujian sebelumnya.
Jadi yakinlah anda, Insya Allah, jadi manusia-manusia baru, manusia-manusia hebat, manakala seimbang, mampu berkolaborasi, mampu beradaptasi, dan yang terpenting adalah anda menjadi manusia yang siap menghadapi ujian.
Selasa, 27 Desember 2016
10 MANFAAT SHALAT TAHAJJUD
*1. Menghapus dosa dan mencegah berbuat dosa*
_lakukanlah qiyamul Lail karena itu kebiasaan orang Saleh sebelum kalian, bentuk taqarrub, penghapus dosa dan penghalang berbuat salah_ (HR at Tarmizi)
*2. Tanda taqwanya terlihat di muka.*
Ulama kharismatik kota Basrah, Al Hasan Al-Basri pernah ditanya orang "Kenapa orang-orang yang membiasakan diri salat tahajud di malam hari mukanya tampak cerah berseri-seri dan berwibawa?"
Beliau menjawab "karena mereka selalu bercengkrama dengan Tuhan yang maha penyayang di kegelapan malam, maka dia pun memberikan kepada mereka cahaya dari cahayanya"
*3. Melancarkan aliran darah di tubuh*
Salat tahajud biasanya dilakukan pada pukul 03.00 pagi. Ketika itu udara di atmosfir masih sangat segar untuk dihirup oleh paru-paru. Tubuh kita pun menggerak-gerakkan seluruh otot yang membuat badan segar seketika dan seluruh aliran darah terasa lancar. Oksigen segar akan menghilang ketika matahari terbit dan kembali pada pagi berikutnya. Hanya orang-orang yang terbangun untuk melaksanakan shalat tahajjud-lah yang bisa merasakannya.
*4. Membesarkan rongga paru-paru*
Gerakan Takbiratul Ihram yang diikuti dengan bersedekap sebenarnya membuka rongga paru-paru lebih lebar.
Hal tersebut diketahui mampu memperlancar aliran udara menuju paru-paru. Kerap kali kita merasakan paru-paru jauh lebih lapang daripada sebelumnya. Hal ini tak bisa dipungkiri sebagai salah satu olah nafas yang sangat baik Selain berolahraga.
*5. Jaminan masuk surga*
Rasulullah pernah mengatakan bahwa siapapun yang melaksanakan salat tahajud, maka jaminan surga baginya. Hal ini diriwayatkan dalam salah satu hadist, sebagaimana Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda: " Wahai Manusia, sebarkanlah salam, Beri Makanlah, sambung tali kasih, SHALAT MALAM lah saat orang pada terlelap maka, masuklah surga dengan selamat (HR Al Hakim, Ibnu Majah, At Tirmidzi).
*6. Pikiran jauh lebih segar*
Bangun tidur pastinya kita memiliki pikiran yang jauh lebih jernih. Bayangkan saja dalam satu hari jantung manusia bekerja 100.000 kali dan bernapas sebanyak 20.000 kali. Setiap organ tersebut memerlukan waktu istirahat yang cukup.
Nyatanya tidur adalah istirahat yang sangat baik bagi tubuh. Dengan begini seluruh organ tubuh akan beristirahat dari setiap tugas beratnya. Tidur membantu tubuh memulihkan sel yang sempat terganggu menambah kekuatan dan otak pun kembali bekerja dengan baik. Alasan tersebut lah yang menjadikan salat tahajud dilaksanakan setelah bangun dari tidur. Pikiran yang jauh lebih fresh dan segar membuat gerakan sholat kita jadi khusu memaknai ayat-ayat Al Qur'an.
*7. Mendapat keringanan ketika di hisab di akhirat.*
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam suatu hari bersabda:
_barangsiapa mengerjakan shalat tahajud dengan sebaik-baiknya dan dengan tata tertib yang rapi maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan 9 macam kemuliaan 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat, 4 macam kemuliaan di akhirat adalah wajahnya berseri-seri ketika bangkit dari kubur, Di Hari pembalasan nanti akan mendapat keringanan ketika di hisab, ketika menyeberangi jembatan Shiratal Mustaqim bisa melakukannya dengan sangat cepat seperti halilintar yang menyambar, dan catatan amalnya diberikan ditangan kanan_
*8. memperoleh cinta Allah Subhanahu Wa Ta'ala.*
Rasulullah SAW suatu hari bersabda: Barangsiapa mengerjakan shalat tahajud dengan sebaik-baiknya dan dengan tata tertib yang rapi makalah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan 9 kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat. 4 macam kemuliaan di akhirat adalah wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur Di Hari pembalasan nanti akan mendapat keringanan ketika di Hisab, ketika menyeberangi jembatan Shiratal Mustaqim bisa melakukannya dengan sangat cepat seperti halilintar yang menyambar, dan catatan amalnya diberikan ditangan kanan.
*9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh*
Secara bioteknologi penemuan baru menyebutkan bahwa shalat tahajud mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang.
Di samping itu, bagi para penderita kanker akan merasakan manfaat lainnya, yaitu menghilangkan rasa nyeri yang kerap melanda. Pada bidang ini pula dikatakan bahwa salat tahajud meningkatkan respon positif yang sangat efektif dalam anestesi pra bedah.
*10. Sholat yang paling afdol setelah lima waktu*
Kewajiban setiap muslim dan Muslimat di seluruh dunia adalah mengerjakan shalat lima waktu Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyukai umatnya yang selalu mengingatnya baik dalam keadaan senang maupun sedih.
Tak ada tempat berbagi ataupun mengadu yang lebih baik Selain kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Shalat tahajud menjadi salah satu ibadah yang paling afdhol setelah sholat 5 waktu, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam "Seutama utamanya shalat sesudah sholat fardhu adalah shalat sunnah di waktu malam."
Bila Usia Telah Sampai 40 tahun
Allah Ta'ala berfirman :
حَتَّى إَذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِيْنَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِى أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِى أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِى إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
“Apabila dia telah dewasa dan usianya sampai empat puluh tahun, ia berdoa : "Ya Tuhanku, tunjukkanlah aku jalan untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir terus sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim" (QS. Al-Ahqaf : 15).
Bila usia 40 tahun, maka manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosi, maupun spiritualnya. Ia benar-benar telah meninggalkan masa mudanya dan melangkah ke masa dewasa yang sebenar-benarnya...
Bila usia 40 tahun, maka manusia hendaklah memperbarui taubat dan kembali kepada Allah dengan bersungguh-sungguh, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian, semakin meneguhkan tujuan hidup, menjadikan uban sebagai peringatan, semakin memperbanyak bersyukur...
Bila usia 40 tahun, maka meningkatnya minat seseorang terhadap agama, sedangkan semasa mudanya jauh sekali dengan agama. Dimana banyak yang akhirnya menutup aurat dan mengikuti kajian-kajian agama. Jika ada orang yang telah mencapai usia ini, namun belum ada minatnya terhadap agama, maka ini pertanda yang buruk dari kesudahan umurnya di dunia...
Bila usia 40 tahun, maka tidak lagi banyak memikirkan "masa depan" keduniaan, mengejar karir dan kekayaan finansial. Tetapi sudah jauh berpikir tentang nasibnya kelak di akhirat. Bahkan tak hanya memikirkan dirinya semata, tapi juga nasib anak istrinya, seperti ujung doa indah ayat di atas "...dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku..."
Bila usia 40 tahun, maka akan sulit dirubahnya kebiasaan pada usia-usia sesudahnya. Jika masih gemar melakukan dosa dan maksiat, mungkin meninggalkan shalat, berzina dll, maka akan sulit baginya untuk berhenti dari kebiasaan tersebut...
Bila usia 40 tahun, maka perbaikilah apa-apa yang telah lewat dan manfaatkanlah dengan baik hari-hari yang tersisa dari umur yang ada, sebelum ruh sampai di tenggorokan. Ingatlah menyesal kemudian tiada guna...
Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu berkata :
"Barangsiapa mencapai usia 40 tahun dan amal kebajikannya tidak mantap dan tidak dapat mengalahkan amal keburukannya, maka hendaklah ia bersiap-siap ke neraka"
Imam asy-Syafi’i rahimahullah tatkala mencapai usia 40 tahun, beliau berjalan sambil memakai tongkat. Jika ditanya, maka beliau menjawab :
"Agar aku ingat bahwa aku adalah musafir. Demi Allah, aku melihat diriku sekarang ini seperti seekor burung yang dipenjara di dalam sangkar. Lalu burung itu lepas di udara, kecuali telapak kakinya saja yang masih tertambat dalam sangkar. Komitmenku sekarang seperti itu juga. Aku tidak memiliki sisa-sisa syahwat untuk menetap tinggal di dunia. Aku tidak berkenan sahabat-sahabatku memberiku sedikit pun sedekah dari dunia. Aku juga tidak berkenan mereka mengingatkanku sedikit pun tentang hiruk-pikuk dunia, kecuali hal yang menurut syara’ lazim bagiku. Di antara aku dan dia ada Allah"
Abdullah bin Dawud rahimahullah berkata :
"Kaum salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah berumur 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yakni tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan sholat, bertasbih dan beristighfar. Lalu mengejar segala ketertinggalan pada usia sebelumnya dengan amal-amal di hari sesudahnya" (Ihya Ulumiddin IV/410).
Imam Malik rahimahullah berkata :
"Aku dapati para ahli ilmu di negeri kami mencari dunia dan berbaur dengan manusia hingga datang kepada mereka usia 40 tahun. Jika telah datang usia tersebut kepada mereka, mereka pun meninggalkan manusia (yaitu lebih banyak konsentrasinya untuk meningkatkan ibadah dan ilmu)" (At-Tadzkiroh hal 149).
Muhammad bin Ali bin al-Husain rahimahullah berkata :
"Apabila seseorang telah mencapai usia 40 tahun, maka berserulah penyeru dari langit : "Waktu berpulang semakin dekat, maka siapkanlah perbekalan"
An-Nakha'i rahimahullah berkata :
"Sebelumnya mereka menggapai dunia, di saat menginjak usia 40 tahun mereka menggapai akhirat" (At-Tadzkaroh al-Hamduniyah VI/11).
Wahai saudaraku, lalu bagaimana dengan dirimu ?
Wallahul Muwaffiq
MENJADIKAN IMAN NYATA ATAU SEBALIKNYA
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pernahkah Anda memiliki impian?
Memiliki sebuah keinginan besar dalam kehidupan Anda?
Kalau memang Anda pernah memiliki impian, seberapa besarkah Anda rela berkorban untuk impian Anda?
Ketika Anda menginginkan sesuatu, maka syarat yang pertama adalah Anda siap untuk berkorban atas apa yang Anda miliki saat ini untuk sesuatu yang Anda impikan.
Kenapa banyak orang yang hanya bermimpi namun tak pernah mencapai kenyataan atas apa yang diimpikan? Minimalnya ada 3 hal yang membuat impian tidak menjadi kenyataan.
Lalu bagaimanakah impian itu menjadi nyata? tentu kebalikan dari 1, 2, 3 di atas.
Ketika Anda melakukan 3 hal tadi, Insyaa Allah impian Anda akan menjadi nyata.
Semoga kita bertemu di syurga.
Sahabat Anda,
(Aris Ahmad Jaya)
Pernahkah Anda memiliki impian?
Memiliki sebuah keinginan besar dalam kehidupan Anda?
Kalau memang Anda pernah memiliki impian, seberapa besarkah Anda rela berkorban untuk impian Anda?
Ketika Anda menginginkan sesuatu, maka syarat yang pertama adalah Anda siap untuk berkorban atas apa yang Anda miliki saat ini untuk sesuatu yang Anda impikan.
Kenapa banyak orang yang hanya bermimpi namun tak pernah mencapai kenyataan atas apa yang diimpikan? Minimalnya ada 3 hal yang membuat impian tidak menjadi kenyataan.
- Itu bukan benar-benar impiannya, itu hanya kamuflase keinginan sesaat, bukan benar-benar keinginan yang ingin diraihnya. Mungkin dia tertarik untuk membuat impian karena orang lain membuat impian atau ingin dianggap hebat sehingga dia bermimpi hebat. Padahal itu bukan benar-benar keinginannya. Bukan keinginan yang sebenarnya.
- Kegagalan dari impian adalah Anda bermimpi besar, namun hanya berani melakukan hal-hal kecil dalam kehidupan Anda. Tidak akan mungkin Anda ingin mendapatkan ikan yang besar hanya dengan umpan yang kecil atau dengan pancing yang kecil. Bahkan ketika Anda ingin mendapatkan sesuatu yang hebat, tidak akan pernah mungkin manakala hanya pengorbanan-pengorbanan kecil yang Anda lakukan. Artinya adalah tidak sesuai antara impian dengan aksi.
- Impian hanya sebatas impian dan tidak pernah menjadi kenyataan karena Anda memiliki mimpi besar namun tidak berani bertemu dengan hal-hal yang besar, bertemu dengan orang-orang yang bisa membuat mimpi Anda menjadi nyata atau peristiwa-peristiwa yang membuat Anda mendekati impian Anda. Dalam hal lain adalah impian Anda hanya sebatas keinginan namun tidak pernah melakukan gerak menuju ke impian yang Anda inginkan.
Lalu bagaimanakah impian itu menjadi nyata? tentu kebalikan dari 1, 2, 3 di atas.
- Buatlah impian itu benar-benar keinginan Anda yang sesungguhnya, bukan keinginan orang lain, bukan hanya memuaskan orang lain. Bukan hanya sekedar membuat orang lain takjub, namun jadikan impian itu benar-benar keinginan Anda yang sebenarnya.
- Ketika Anda bermimpi besar, maka mulai sekarang Anda harus benar-benar mau dan fokus mengorbankan waktu, energi, tenaga Anda untuk impian itu. Karena bagaimana mungkin Anda bermimpi besar namun sehari-hari tidak pernah memikirkan impian itu. Kalau Anda berani bermimpi besar, dan fokus atas impian-impian Anda, tentu Anda akan rela mengorbankan hal-hal yang sekarang ini Anda nikmati menjadi bagian dari pengorbanan untuk masa depan Anda yang hebat.
- Tentu saja Anda harus mendekati impian itu dengan cara belajar, bertemu dengan orang-orang yang tepat, peristiwa-peristiwa yang tepat, dan yang terpenting adalah dekatkan diri Anda pada Allah SWT.
Ketika Anda melakukan 3 hal tadi, Insyaa Allah impian Anda akan menjadi nyata.
Semoga kita bertemu di syurga.
Sahabat Anda,
(Aris Ahmad Jaya)
Dzikir dan Do'a Sesudah Shalat
Dzikir Sesudah Shalat
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ. الّذِيْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ (3x)
لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ ولَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
اَللهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السّلاَم، وَاِلَيْكَ يَعُوْدُ السّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ، وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيٍرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنَ.
وَاِلَهُكُمْ اِلَهٌ وَاحِدٌ. لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ الرَّحْمَانُ الرَّحِيْمُ.
اَللهُ لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ. لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلاَ نَوْمٌ. لَهُ مَا فِى السّمَاوَاتِ وَاْلارضِ. مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ اِلاَّ بِاِذْنِهِ. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمَِهِ اِلاَّ بِمَا شَاءَ. وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السّمَاوَاتِ وَاْلاَرْضَ. وَلاَ يَؤُدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.
اللهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا اَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيْ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ.
اِلَهِيْ يَا رَبِّيْ.
سُبْحَانَ اللهِ (33x).
اَلْحَمْدُ لِلّهِ (33x).
اَللهُ اَكْبَرُ (33x).
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرَا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكرَةً وَّاَصِيْلاً. لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ ولَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ.
Doa Sesudah Shalat
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ.
يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ.
اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
اللهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
اللهُمَّ اَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ.
رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا اِنْ نَسِيْنَا اَوْ اَخْطَأْنَا.
رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا.
رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ. وَاعْفو عَنّا وَاغْفِر لَنَا وَارْحَمْنَا اَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
اللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ، وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.
رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً، اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اَْلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ، وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا.
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ اْلاَبْرَارِ.
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دوعَاءِ.
وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلاَبْرَارِ يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةُ…..
Langganan:
Postingan (Atom)