Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabatku saya Aris Ahmad Jaya, banyak orang bertanya kepada saya, kenapa banyak orang yang bekerja keras namun rejekinya masih kandas. Betapa banyak orang yang bekerja dengan sedemikian bersungguh-sungguh, bahkan berkeringat sedemikian luar biasa, namun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pun sedemikian susah.
Namun kenapa ada orang yang sepertinya biasa, beraktivitas, yang dikerjakan juga nyaman, tenang, namun rezekinya sedemikian berlimpah. Bahkan mampu berbagi kepada banyak orang.
Akhirnya 5 tahun ini saya mencoba mencari tahu kenapa itu bisa terjadi, selain tentu saja karena memang takdir Allah.
Ternyata berapa banyak rezeki yang layak dititipkan kepada anda, sangat terkait dengan seberapa besar wadah atau kapasitas diri anda untuk menerima rezeki Itu.
Sebagai ilustrasi, ketika hujan sedemikian deras, Pak Bejo bawa gelas, pak Untung bahwa ember. Pak Bahagia mungkin tidur di rumah. Ketika hujan sudah reda ternyata pak benjo hanya berhasil mengumpulkan 1 gelas air hujan, Pa Untung berhasil mengumpulkan 1 ember air hujan. Namun Pak Bahagia, yang ketika hujan deras dia justru bersama dengan keluarga menikmati kebersamaan. Dengan sangat tenang ketika ditanya istrinya : "Ayah, Ayah gak mencari air sebagaimana tetangga?"
Maka Pa Bahagia berkata : "Tenang ibu, mungkin Pak Bejo mendapatkan 1 gelas atau Pa Untung mendapatkan 1 ember, ga masalah, sebab kita punya empang yang menampung air-air yang berlimpah yang ditumpahkan oleh mereka dan hujan-hujan yang berlimpah. Jadi tenang saja, walaupun Ayah tidak ikut hujan-hujanan, Ayah tetap memiliki satu empang air."
Apa artinya, kapasitas, wadah dan bagaimana caranya agar kapasitas wadah anda itu semakin besar ?
Jawabannya 3 :
- Perbesarlah kemampuan anda untuk memberi, untuk berkontribusi, untuk bermanfaat. Semakin besar nilai manfaat anda, maka semakin besar pula kapasitas Anda. Orang-orang yang nilai manfaatnya stagnan, di saat tahun berubah, maka dia tidak akan mendapatkan berkelimpahan besar rizki dari yang seharusnya ia terima, karena memang wadahnya tidak berubah.
- Perbesar silaturahim. Dengan anda bersilaturahim, maka semakin luas jejaring Anda, semakin luas pengetahuan anda dan semakin luas kapasitas anda untuk berbagi, untuk berkontribusi dan untuk memberikan yang terbaik dengan jaringan anda.
- Perbesar kapasitas keilmuan Anda. Ilmu sedemikian cepat berubah, kalau anda tidak segera belajar, maka kapasitas Anda adalah kapasitas yang kadaluarsa.
Terima kasih.
Saya Aris Ahmad Jaya
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar