Kamis, 02 Februari 2017

Fisika Motivasi

By Agus Nurihsan
Penulis Buku Fisika Motivasi

Hukum 1 Newton berbunyi :

"Suatu benda berkecenderungan diam atau Gerak Lurus Beraturan kecuali jika ada gaya yang mempengaruhinya."

Hukum newton 1 tersebut menerangkan bahwa bila benda semula dalam keadaan diam maka akan terus diam, atau bila semula benda dalam keadaan bergerak dengan kecepatan tetap akan terus bergerak dgn kecepatan tetap kecuali jika ada gaya yang mempengaruhi (resultan gaya tidak sama dgn nol) benda tersebut, maka benda tersebut baru akan bergerak dan mengalami percepatan.
Demikian pula seperti yang disampaikan dalam hukum 2 Newton" Jika suatu benda dikenai gaya maka benda akan mengalami percepatan yang arahnya sama dengan arah gaya yang mengenai benda tersebut."

Dalam fisika gaya adalah tarikan atau dorongan contohnya saat kita mendorong meja atau menarik tambang, kita memberikan gaya pada benda-benda tersebut.
Benda memiliki sifat mempertahankan diri atau lembam. Contoh yang sering kita jumpai adalah saat kendaraan yg sedang kita tumpangi maju, jika kendaraan direm mendadak tubuh kita akan condong bergerak ke depan hal ini merupakan respon pertahanan diri benda yang sebelumnya sedang bergerak ke depan.

Konsep gaya, Jika kita tarik dalam kontek kehidupan manusia ternyata manusia memiliki sifat lembam atau sifat mempertahankan diri untuk berada terus diposisi semula, yang berkecenderungan suka berada dalam zona nyaman (comfort zone). Hal ini dapat kita  sadari dari pengalaman,  saat kita melakukan aktivitas atau bekerja kita nyaman dengan keadaan sekarang, nyaman dalam "posisi yang ada", nyaman dalam rutinitas yang ada.
Ini sebenarnya keadaan yg merugikan bagi kita yg dituntut terus dalam peningkatan kualitas kehidupan secara terus menerus. Rosulullah bersabda:
  1. Jika hari ini kualitas kehidupan sesorang sama dgn hari kemarin maka manusia dalam keadaan rugi,
  2. Jika hari ini kualitas kehidupan seseorang lebih baik dibandingkan hari kemarin maka manusia dalam keadaan beruntung.
  3. Jika hari ini kualitas kehidupan seseorang lebih buruk dibandingkan hari kemarin maka manusia dalam keadaan celaka.
Begitu juga seperti yang dikatakan dalam surat Al Ashr:
"Demi waktu, sesungguhnya manusia berada dalam keadaan kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan yang melaksanakan amal soleh, yang saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran."

Ada korelasi antara sabda rosulullah tentang orang yang rugi dengan surat al Ashr yang difirmankan Allah manusia kebanyakan dalam kerugian.
Yaitu yang menyia-nyiakan waktunya, waktu hari ini diisi dengan aktivitas yang cenderung sama seperti kemarin, yang menyebabkan orang mengalami kerugian.

Untuk mengatasi hal tersebut Allah Swt. menyampaikan pengecualian bagi orang-orang yang beriman, yang  mengerjakan amal sholeh, yang saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Ayat terakhir dari surat Al Ashr ini, bila kita melihat hukum 2 newton dari persfektif kehidupan adalah gaya yang mempengaruhi benda sehingga benda bergerak mengalami percepatan.
Maksudnya adalah adanya perubahan kualitas kehidupan yang menjadi lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Jadi ada perubahan kualitas 'kecepatan' kehidupan dari orang tersebut.
Hal yang menarik ada 3 jenis kualitas gaya dalam fisika yaitu :
  1. Jika benda yang kita dorong menyebaban bergerak maju, ini adalah gaya positif yang menyebabkan benda berubah posisi menjadi maju ke depan. Dengan kata lain bahwa ini adalah pengaruh positif yang diberikan seseorang yang menyebabkan orang lain menjadi lebih baik. Dan ini yang membawa keberuntugan seperti yang disampaikan pada hadist nabi di atas. Contoh kongkrit gaya positif adalah belajar, pelatihan, saling menasehati dan aktivitas  aktivitas positif lainnya. 
  2. Jika benda didorong namun benda tetap berada di tempatnya, resultan gaya yang diberikan adalah nol. Dengan kata lain ini yang menyebabkan manusia berada dalam kerugian yaitu tidak ada perubahan kualitas kehidupan, hari kemarin cenderung sama dengan hari ini, dari segi kuantias dan kualitas belum ada pengaruh positif yang didapatkan dirinya. Dan ini kebanyakan dari manusia yang berada dlm kerugian. 
  3. Jika benda didorong namun malah mnyebabkan benda bergerak mundur ini namanya gaya negatif, resultan gaya-gayanya negatif. Dengan kata lain hari ini kualitas kehidupan seseorang malah makin jelek dibandingkan hari kemarin. Waktu-waktunya kebanyakan diisi oleh hal-hal negatif, semakin hari malah semakin jelek, banyak maksiat-maksiat yang terus dilakukannya. Dan hal ini menyebabkan manusia menjadi celaka. Masuk kedalam jurang kenistaan! Nauzubillah!...
Sungguh dahsyat pengaruh gaya-gaya yang setiap waktu, setiap saat kita dapatkan dari berbagai sisi, sangat berefek terhadap kualitas kehidupan kita, kualitas kehidupan kita, mendapat untung, rugi atau celaka.
Jadi, jika demikian, mana dari 3 jenis gaya, mana yang mesti kita ambil?..
Tentu saja jika ingin beruntung pilihlah gaya positif, bukan?

Nah, mari kita isi hari-hari dengan hal- hal positif. Nonton tayangan yang positif, hiburan yang positif, bermain yang positif, bersosialisasi yang positif, bisnis yang positif, pikiran positif, emosi positif, kata2 positif. Seluruh aktivitas kita bersifat positif.

Mari raih keberuntungan dengan menyebarkan gaya-gaya positif ke semua orang yang berada di lingkungan kita.!!!
Salah satunya yaitu dengan menyebarkan pesan positif ini!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar